Berita Medan
Sebelum Bakar Diri, Reza Sempat Izin ke Pemilik Kos Bawa Keponakannya Numpang Semalam
Karena percaya, lantas pemilik kos mengizinkannya membawa seorang perempuan tinggal sekamar dengan Reza.
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kepala lingkungan (Kepling) mengungkapkan, Muhammad Reza sempat minta izin kepada pemilik kos untuk membawa perempuan menumpang di kosnya.
Reza merupakan pria yang nekat bakar diri bersama kekasihnya di sebuah indekos di Gang Sekolah, Jalan Bunga Asoka, Kelurahan Asam Kumbang, Kecamatan Medan Selayang
Diketahui, Reza sudah hampir 2 tahun ngekos disitu.
Namun pada Selasa 6 Agustus lalu atau sehari sebelum kejadian, Reza sempat izin kepada pemilik kos kalau dia memiliki keponakan perempuan yang sedang mencari kerja di Kota Medan dan ingin nginap 1 malam di kamar kos Reza.
Karena percaya, lantas pemilik kos mengizinkannya membawa seorang perempuan tinggal sekamar dengan Reza.
Tak disangka, keduanya diduga nekat mencoba mengakhiri hidupnya dengan cara membakar diri.
"Reza ini meminta izin kepada pemilik kos mengaku mau menginapkan keponakannya untuk tinggal selama satu malam dengan alasan karena sedang mencari kerja."
Menurut tetangga yang tinggal di sekitar indekos, tak ada mendengar suara ribut-ribut sebelum kejadian
Namun mereka mendengar suara orang mengerang kesakitan.
"Tidak. Cuma ada mendengar suara seperti mengerang kesakitan. Jadi emang tetangga dan pemilik kos itu melihat ada asap Jadi mereka Langsung mendobrak," katanya.
Sepasang kekasih bernama Muhammad Reza (29) dan Suci Ramayanti (25) tinggal di sebuah indekos di Gang Sekolah, Jalan Bunga Asoka, Kelurahan Asam Kumbang, Kecamatan Medan Selayang diduga mencoba mengakhiri hidupnya dengan cara membakar diri.
Keduanya pun mengalami luka bakar serius di sekujur tubuhnya ditaksir 80-90 persen.
Apriyan Hidayat, Kepling X, Kelurahan Asam Kumbang, Kecamatan Medan Selayang mengatakan, di dalam kamar indekos yang mereka sewa ditemukan 3 botol bekas air mineral berisikan sisa bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite.
"Di lokasi kami menemukan ada beberapa botol air mineral bekas yang berisikan bahan bakar minyak jenis pertalite. Dugaannya tindakan yang dilakukan korban adalah bunuh diri dengan cara membakar diri,"kata Apriyan, saat diwawancarai, Sabtu (10/8/2024).
Dugaan percobaan bunuh diri ini terjadi pada Rabu 7 Agustus 2024 kemarin sekira pukul 17:30 WIB.
| 13 Fitur AI Diperkenalkan, Permudah Mobilitas hingga Pengelolaan Usaha |
|
|---|
| Penjaga Malam Dibacok Geng Motor Usai Kejar Pelaku Perampasan Tas, Kini Dirawat di RS Eshmun |
|
|---|
| Gowes ke Kantor, Rico Waas Beri Pesan Surat Edaran Tentang Transformasi Budaya Kerja ASN |
|
|---|
| Kepala Disnaker Medan: 110 Ribu Pencari Kerja Dalam Setahun, Mahasiswa Disiapkan Sejak Dini |
|
|---|
| Cerita Lidya, Agen Lion Parcel di Medan, Tumbuh Berkat Tren Bisnis Fesyen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Karena-percaya-lantas-pemilik-kos-mengizinkannya-membawa-seorang.jpg)