Berita Medan

Penjaga Malam Dibacok Geng Motor Usai Kejar Pelaku Perampasan Tas, Kini Dirawat di RS Eshmun

Tiba-tiba, sekelompok remaja di Jalan Sumatra mendatanginya sambil membawa senjata tajam jenis celurit panjang. 

IST
DIBACOK- Ahmad Samsir (51) penjaga poskamling menjadi korban pembacokan oleh sekelompok pemuda bersenjata tajam di Jalan Serdang, Lingkungan 1, Belawan 1, Rabu (8/4/2026). 

TRIBUN-MEDAN.com, BELAWAN- Penjaga malam bernama Ahmad Samsir (51) menjadi korban pembacokan oleh sekelompok pemuda bersenjata tajam diduga geng motor di Jalan Serdang, Lingkungan 1, Belawan 1, Rabu (8/4/2026) sekitar pukul 02.40 WIB.

Korban yang sehari-hari bekerja sebagai penjaga pos keamanan lingkungan (Poskamling) Lingkungan 2, Belawan 1, mengalami luka bacok di tangan, punggung, dan area pelipis mata. 

Hingga kini, Ia menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Eshmun, Marelan.

Salah seorang warga mengatakan kejadian bermula saat Ahmad Samsir sedang berpatroli berjalan kaki di Jalan Serdang, Lingkungan 1, Belawan 1, untuk memantau keamanan lingkungan.

Tiba-tiba, sekelompok remaja di Jalan Sumatra mendatanginya sambil membawa senjata tajam jenis celurit panjang. 

Para pelaku pun langsung menodong korban dan merampok tas miliknya. Setelah mengambil tas, para pelaku langsung kabur menuju Jalan Pasar, Belawan 2.

Korban kemudian menghubungi Kepling Lingkungan 2 Belawan 1, Emrizal Pasaribu, untuk meminta bantuan mendatangi para pelaku. 

Kepling datang dan bersama korban menuju lokasi di mana para pelaku sedang bersantai di Jalan Jawa.

"Sesampainya dilokasi, terjadi cekcok mulut antara korban dan kepling dengan para pelaku. Para pelaku tidak mau mengembalikan tas korban. Situasi semakin memanas, dan korban akhirnya dibacok oleh para pelaku di bagian tangan, punggung belakang, dan area pelipis mata," ucap Ahmad saat dikonfirmasi.

Kepling Emrizal Pasaribu dengan sigap langsung membawa korban ke Rumah Sakit PHC Belawan Bahagia.

Namun, karena luka korban terlalu parah, pihak RS PHC tidak sanggup menangani dan merujuk korban ke Rumah Sakit Eshmun, Marelan.

"Saat ini, Ahmad Samsir masih menjalani masa perawatan intensif di RS Eshmun," ungkapnya.

Terpisah, Kapolsek Belawan, AKP Ponijo saat dikonfirmasi membenarkan adanya penyerangan yang dilakukan sekelompok pemuda terhadap penjaga poskamling hingga terluka cukup parah.

"Saat ini korban masih di rumah sakit, kami juga menunggu dari pihak keluarga untuk membuat laporan kepolisian, sementara pihak gabungan dari Camat, Polsek, Pomal AL, menyari keberadaan para pelaku," pungkasnya.

(Cr9/Tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved