Berita Viral

TERUNGKAP Kronologi Kematian Wanita Hamil di Ruko Kelapa Gading, Bukan Ditikam, Pacar Paksa Aborsi

Akhirnya Polisi mengungkap kronologi kematian RN (34) wanita hamil yang ditemukan tewas bersimbah darah di ruko Kelapa Gading. 

HO
Polisi telah menangkap pelaku pembunuhan RN (34). RN merupakan wanita hamil yang ditemukan tewas bersimbah darah di ruko Kelapa Gading, Jakarta Utara pada Sabtu (20/4/2024).  

TRIBUN-MEDAN.com - Akhirnya Polisi mengungkap kronologi kematian RN (34) wanita hamil yang ditemukan tewas bersimbah darah di ruko Kelapa Gading. 

RN ditemukan tewas mengenaskan di ruko tempatnya bekerja pada Sabtu (20/4/2024). RN tewas dengan bersimbah darah. 

RN merupakan wanita asal Lampung yang memiliki suami dan tiga anak di kampung. 

Ia menjalin hubungan gelap dengan selingkuhannya AT dan merantau ke Jakarta. 

Belakangan dikabarkan AT merupakan pelaku pembunuhan RN.  

Namun terkuak fakta baru, bahwa RN tewas bukan ditikam tetapi mengalami pendarahan setelah dipaksa menggugurkan kandungan. 

AT telah ditangkap Polsek Kelapa Gading sehari setelah ditemukan mayat RN. 

Kapolsek Kelapa Gading, Komisaris Polisi Maulana Mukarom menyebut AT memaksa RN meminum obat aborsi.

"Menyuruh korban untuk menggugurkan kandungan tersebut dengan cara meminum obat-obatan keras yang dapat menggugurkan kandungan," kata dia.

Mayat wanita hamil ditemukan bersimbah darah di sebuah ruko Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu (20/4/2024). 
Mayat wanita hamil ditemukan bersimbah darah di sebuah ruko Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu (20/4/2024).  (HO)

Maulana mengatakan, pelaku malu kalau RN hamil dan pelaku tak mau bertanggung jawab.

Korban dan pelaku sama-sama berasal dari Lampung. Pada saat berangkat ke Jakarta, korban sudah pendarahan.

Tapi, bukannya membawa korban ke rumah sakit, pelaku malah meninggalkannya di ruko tempatnya ditemukan tewas.

"Dalam proses dari Lampung ke Jakarta ini (korban) pendarahan hebat. Pelaku juga mengetahui bahwa si korban sedang pendarahan. Pelaku ini mengetahui bahwa korban sedang pendarahan hebat, namun dibiarkan saja, sehingga korban kehabisan darah dan meregang nyawa," kata dia.

Rekan korban, R pun menyebut tujuan RN merantau ke Jakarta untuk bekerja di ruko tersebut.

"Dia baru dua hari di Jakarta," ujar R.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved