Viral Lagi Kasus Carok Madura, Imam Ditemukan Terkapar di Rumput, Niat Ingin Pulang ke Rumah Istri
Seluruh badan korban bersimbah darah dan terdapat luka robek di sebagian badan akibat senjata tajam
TRIBUN-MEDAN.com - Peristiwa carok kembali terjadi di Madura. Akhir tahun lalu, insiden carok maut di Bangkalan Madura menggegerkan warga.
Empat orang tewas bernama Mat Tanjar (45), Najehri (42), Mat Terdam (26) dan Hafid (45) di tangan Hasan Busri (40) dan Moh Wardi (35).
Peristiwa berdarah itu terjadi di Desa Bumianyar, Kecamatan Tanjung Bumi, Bangkalan, Jawa Timur, Jumat (12/1/2024).
Kini insiden berdarah itu terjadi lagi di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, Minggu (14/4/2024) sore.
Korban carok atau pembacokan yakni Imam Arifin (26) asal Desa Banyusokah, Kecamatan Ketapang, Sampang.
Peristiwa carok ini tepatnya terjadi di Dusun Tarogan, Desa Jelgung, Kabupaten Sampang.
Imam terkapar di rerumputan dalam kondisi terluka parah.
Seluruh badan korban bersimbah darah dan terdapat luka robek di sebagian badan akibat senjata tajam.
Tak sedikit warga menghampiri pria yang bernapas tersendat-sendat itu.
Bahkan ada yang mengabadikan melalui video handphone seluler hingga beredar di Grup WhatsApp (GWA).
Berdasarkan rekaman video tersebut, pria itu posisinya telentang dengan mengenakan baju warna biru dongker dan sarung merah.
Tampak jelas dia mengalami luka robek di lengan tangan sebelah kanan dan kaki, bahkan sejumlah jari kaki terputus ditemukan warga berserakan di area setempat.
Warga juga menemukan selongsong celurit yang diduga ditinggal oleh pelaku pasca menghabisi korban.
Kapolsek Robatal AKP Siswanto, membenarkan atas insiden berdarah tersebut dan korban merupakan warga asal Desa Banyusokah yang hendak pulang ke rumah istrinya.
Pihaknya masih belum bisa memberikan keterangan detail atas peristiwa itu.
| Padahal Ditolak Purbaya, Alasan Kepala BGN Beli Motor Listrik MBG, Diskon dan Hemat Rp10 Juta/Unit |
|
|---|
| Menteri ESDM Bahlil Akui Stok Cadangan LPG Sempat di Level Krisis: Bikin Saya Pusing |
|
|---|
| Iran Umumkan Tarif Lewat Selat Hormuz Harus Bayar Pakai Bitcoin, 800 Kapal Tanker Masih Tertahan |
|
|---|
| Jawab Soal Isu Pemakzulan, Presiden Prabowo: Mekanismenya dengan Baik dan Damai |
|
|---|
| Alasan Jusuf Kalla Yakin Ijazah Jokowi Asli: Tinggal Dikasih Lihat, Selesai |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/carok-madura-tribunmedan.jpg)