Wisatawan Dipungli di Karo
PUNGLI kian Meresahkan di Wisata Sidebuk-debuk, Kapolres Janji Kerja Sama dengan Tim Saber Pungli
Kapolres Tanah Karo AKBP Yustinus Setyo mengungkapkan jika pihaknya akan berkoordinasi dengan tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Karo.
Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Randy P.F Hutagaol
Sebagaimana, setelah tragedi Pungutan Liar (pungli) berujung penganiayaan terhadap wisatawan berusia 63 tahun terjadi, kini peristiwa serupa berulang lagi. Sebelumnya di lokasi wisata Lau Kawar Desa Kuta Gunung, Kecamatan Naman Tran, Kabupaten Karo, dan kini di Pemandian Air Panas Desa Dolu.
Cecilia korban yang dihubungi Tribun Medan, Jumat (4/6/2021), mengaku diperlakukan secara kasar oleh petugas. Peristiwa itu terjadi dua hari lalu, atau Selasa Malam, 1Juni 2021.
"Pengutipan masuk ke Pemandian Air Panas Desa Doulu yang kasar. Bagaimana tidak, sekitar jam 9 malam tadi saya dan keluarga pergi ke pemandian air panas Desa Doulu,"ujarnya.
Menurutnya, sebelum-sebelumnya mereka pergi ke tempat tersebut tidak pernah ada masalah tentang pengutipan.
Namun, kali ini mereka mendapat perlakuan kasar yang bahkan mengancam keselamatan jiwa mereka oleh petugas di sana.
"Hanya karena bapak saya menyerahkan uang sambil mengatakan bahwa kami dari Berastagi, bapak saya langsung di maki-maki, setelah beberapa petugas maki-maki bapak saya, kami pun langsung minta maaf dan mau membayar harga tiket," ujar Cecilia.
Niat baik minta maaf itu tak digubris, petugas tersebut malah membuka pintu mobil secara paksa dan nyaris mengeroyok keluarga Cecilia.
Beruntung, keluarga Cecilia tak jadi dikeroyok karena ada beberapa orang yangmengamankan petugas.
Setelah beberapa menit diberhentikan petugas, kurang lebih 15 orang tersebut mengejar mereka dan menyerang ayah Cecilia. "
Kami tetap minta maaf tapi mereka terus menyerang, untungnya kaca mobil ditutup dan pintu mobil dikunci," tambah Cecilia.
"Karena saya takut mereka membawa benda tajam yang bisa melukai adik dan bapak, saya langsung turun dari mobil,"tuturnya lagi.
Adik kandung Cecilia pun panik dan membuka kaca mobil.
Lalu menurutnya petugas membentaknya dengan perkataan rasis.
DUGAAN Tindak Brutal Pungli di Pemandian Air Panas Doulu, Kapolres Tanah Karo Angkat Bicara
Wisata Kabupaten Karo, kembali tercoreng dengan adanya ulah oknum yang tidak bertanggung jawab.
Informasi yang didapat, pengunjung yang ingin masuk ke objek wisata pemandian air panas Sidebuk-Debuk mengalami hal yang tidak mengenakkan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kapolres-tanah-karo-akbp-yustinus-setyo_pungli.jpg)