Idul Fitri 2026

Jalur Wisata Medan-Berastagi Dipadati Wisatawan 2 Hari Beruntun, Kendaraan Capai 10 Ribu Unit

Libur Lebaran Idul Fitri 1447 Hijirah, dimanfaatkan betul oleh sebagian masyarakat untuk melakukan aktivitas liburan ke sejumlah objek wisata.

Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
MACET LIBUR LEBARAN - Situasi kepadatan lalu lintas di jalur Medan-Berastagi, Senin (23/3/2026). Unit Lantas Polsek Pancur Batu mencatat jumlah kendaraan yang melintas di H+3 Lebaran Idul Fitri 1447 H (2026), mencapai 10.000 unit. (Facebook Karo News) 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Momen libur Lebaran Idul Fitri 1447 Hijirah, dimanfaatkan betul oleh sebagian masyarakat untuk melakukan aktivitas liburan ke sejumlah objek wisata. Informasi yang didapat, sejumlah objek wisata di Sumatera Utara seperti di kawasan Danau Toba dan dataran tinggi Kabupaten Karo kembali dipadati wisatawan. 

Berdasarkan informasi yang didapat dari Unit Lantas Polsek Pancur Batu, tingkat kunjungan wisatawan ke wilayah Kabupaten Karo dari jalur Kota Medan mengalami peningkatan sejak H+2 Lebaran pada Minggu (22/3/2026) kemarin.

Kanit Lantas Polsek Pancur Batu Ipda F Buulolo menjelaskan, kepadatan wisatawan yang melintasi jalur Medan-Berastagi bertahan hingga Senin (23/3/2026) kemarin. 

"Kalau kemarin kita catat lalu lintas wisata yang melalui jalur Medan-Berastagi, cukup padat. Namun untuk hari ini sudah sedikit lebih lengang," ujar Buulolo, Selasa (24/3/2026). 

Dikatakannya, kemarin jumlah kendaraan yang melintasi jalur wisata ini diprediksi mencapai 10.000 Unit. Dari total kendaraan yang melintas, tercatat rata kendaraan pribadi baik mobil maupun sepeda motor. 

"Sepeda motor dan mobil hampir sama kondisinya, rata-rata kita catat per jenis 5000 unit satu hari kemarin. Kalau hari ini paling di angka 2000 unit," katanya. 

Kemarin, kendaraan baik yang menuju dari Kota Medan menuju ke jalur Kabupaten Karo (Berastagi) mulai sejak pagi hari. Namun, kondisi kepadatan lalu lintas tercatat bertahan hingga dini hari tadi sekira pukul 01.00 WIB kendaraan yang turun dari Berastagi mulai berangsur landai. 

"Semalam juga banyak yang turun, sampai tadi malam jam 01.00 WIB itu baru mulai berkurang kendaraan," katanya. 

Dari sejumlah sumber yang didapat, tampak kepadatan kendaraan terjadi di sejumlah titik di sepanjang jalur Medan-Berastagi. Mulai dari seputar Kota Berastagi, Penatapan Berastagi, kawasan Sibolangit, bahkan hingga di seputar objek wisata pemandian di wilayah Sembahe. 

Sementara itu, untuk hari ini Unit Lantas Polsek Pancur Batu mencatat jumlah kendaraan yang melintas sudah cukup berkurang dibanding sebelumnya. Hari ini tercatat kendaraan yang melintas diprediksi mencapai 2000 unit, yang dimulai sejak pukul 06.30 WIB pagi tadi. 

Katanya, kendaraan-kendaraan yang melintasi jalur perbatasan Kota Medan-Deliserdang, dan Kabupaten Karo ini didominasi oleh kendaraan yang datang dari Kota Medan. Diprediksi, pengendara yang melintas merupakan para pekerja yang akan kembali ke perantauan di seputar Kabupaten Karo hingga Dairi, bahkan hingga ke kawasan Provinsi Aceh. 

"Hari ini kita lihat lebih banyak yang naik, mungkin ini pemudik yang sudah mulai kembali," pungkasnya.

 

(mns/tribun-medan.com) 

 

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved