CHINA Kerahkan Kapal Perang di Laut China Selatan, Menteri Pertahanan Filipina Mengadu ke Amerika
China semakin agresif di Laut China Selatan, Menteri Pertahanan Nasional Filipina Delfin Lorenzana menelepon Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin.
China lantas berdalih bahwa kapal-kapal di Whitsun Reef itu hanya "berlindung dari angin" dan Filipina harus melihat situasi itu serasional mungkin.
Brunei Darussalam, Malaysia, Filipina, Taiwan, China, dan Vietnam memiliki klaim teritorial yang beririsan di Laut Cina Selatan.
Peraiwan tersebut, selain kaya akan sumber daya alam, juga merupakan salah satu jalur pelayaran yang penting di dunia.
Setidaknya, perputaran barang yang melintasi perairan itu nilainya mencapai 3,4 triliun dollar AS setahun. (*)
Baca juga: SANTAINYA Komandan Kapal Perang Amerika Menguntit Kapal Induk China di Laut China Selatan
Baca juga: Amerika Kirim Kapal Induk, Peringatkan China Jangan Macam-macam Terhadap Filipina dan Taiwan
Baca juga: TERUNGKAP 3 Alasan Mengapa China Sangat Ngotot Mengklaim Hampir Seluruh Wilayah Laut China Selatan
Baca juga: Asia Tenggara di Ambang Perang Gegara Sengketa Laut China Selatan, Menhan AS Telepon Menhan Prabowo
Baca juga: Laut China Selatan (LCS) Memanas, Kapal Perang China Kejar Kapal Filipina yang Membawa Wartawan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kapal-coast-guard-filipina-bayangi-coast-guard-china-di-laut-china-selatan.jpg)