Sempat Tak Mengaku, Kapolsek Penabrak Rumah Warga Akhirnya Buka Suara, Sebut Halusinasi
Setelah dicopot dari jabatan kapolsek, Iptu SY akhirnya buka suara soal peristiwa yang merenggut nyawa balita dan neneknya tersebut.
"Begitu melanggar, harus kita lakukan evaluasi dan banyak pemain pengganti yang bisa melaksanakan kegiatan kepolisian dan anggota Polri tidak boleh menyakiti hati masyarakat," tambahnya.
• Eksekusi Keji Ala Korut Terhadap Warganya, Pasutri Ditembak Mati Saat Mau Keluar dari Korea Utara
Balita dan Nenek Tewas
Sebelumnya diberitakan, balita berusia tiga tahun dan neneknya tewas ditabrak sebuah mobil Isuzu Panther bernopol L 1476 GK yang dikemudikan seorang anggota polisi, (25/5/2020) malam.
Iptu SY tidak mampu mengendalikan mobilnya sehingga menghantam rumah warga di Desa Bangunrejo, Kecamatan Pamotan, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Kompas.com, sebelum kecelakaan itu terjadi, minibus Panther melaju kencang dari arah barat menuju timur sekitar pukul 20.30 WIB.
Namun, minibus tersebut tiba-tiba oleng ke kiri hingga menyeruduk rumah warga yang berada di pinggir jalan.
"Saat itu pengemudi masih mengenakan seragam dinas kepolisian.
Korban sudah dimakamkan," kata Kepala Desa Bangunrejo, Kusminanto.
(*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Halusinasi Kapolsek Berujung Pemecatan, Tabrak Rumah Warga hingga Tewaskan Balita"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kapolsek-tabrak-rumah-warga.jpg)