Sempat Tak Mengaku, Kapolsek Penabrak Rumah Warga Akhirnya Buka Suara, Sebut Halusinasi
Setelah dicopot dari jabatan kapolsek, Iptu SY akhirnya buka suara soal peristiwa yang merenggut nyawa balita dan neneknya tersebut.
Akibat benturan keras, bagian depan rumah warga remuk.
Balita berinisial PT dan neneknya tewas di lokasi.
Orangtua PT, Mahfudz menduga kapolsek dalam keadaan mabuk ketika menabrak rumah mertuanya.
Iptu SY, kata Mahfudz, sempat tak mengaku usai menabrak rumah hingga anak balitanya tewas.
"Semula dia (Iptu SY) tak mengakui kalau dia sopirnya dan menyebut kalau sopirnya lari," tutur Mahfudz.
"Mulutnya bau alkohol, ngomongnya enggak jelas seperti orang mabuk," lanjut dia.
• Nagita Slavina Ungkap Kisah Cintanya dengan Raffi Ahmad, Langsung Mantap Nikah Walau Tanpa Pacaran
Sudah Dicopot
Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi memastikan Iptu SY sudah dicopot dari jabatannya.
Kapolda bahkan sudah menyiapkan pengganti Kapolsek di Kabupaten Rembang yang mengalami kecelakaan lalu lintas.
"Perkembangan sudah dilakukan pemeriksaan oleh Propam dan kami sudah menyiapkan pengganti kapolsek yang terlibat kecelakaan lalu lintas, pada hari Senin (25/5/2020)," kata Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi kepada Tribunjateng.com seusai menghadiri TFG kontinjensi penyekatan arus balik di Polres Pemalang, Rabu (27/5/2020).
Menurutnya, kalau ada dua alat bukti dalam kejadian tersebut pihaknya akan melakukan proses lebih lanjut.
"Sekarang kapolsek yang alami kecelakaan sudah berada di Polda," ujarnya.
Kemudian terkait dugaan kapolsek mabuk, pihaknya masih menunggu hasil laboratorium berupa tes darah.
"Nanti kita lihat dulu apakah darahnya mengandung alkohol atau tidak, karena kita masih menunggu hasil laboratorium," imbuhnya.
Kapolda menambahkan, yang jelas pihaknya sudah mengimbau kepada seluruh perwira Polri untuk menjadi suri tauladan bagi anggota terutamanya masyarakat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kapolsek-tabrak-rumah-warga.jpg)