Virus Corona
Saat Sekarat Kena Virus Corona, Pastor Berardelli Malah Selamatkan Pasien Muda yang tak Dikenalnya
Setidaknya 50 pastor yang meninggal karena Covid-19 di seantero Italia, dengan wilayah terparah di Lombardy.
Warga di Casnigo dilaporkan memberikan tepuk tangan dari jendela serta balkon apartemen begitu peti jenazah itu lewat untuk dimakamkan.
Pada Selasa, Paus Fransiskus memimpin doa bagi imam dan dokter yang gugur.
"Terima kasih Tuhan atas mereka yang menunjukkan kepahlawanan dalam merawat orang sakit," kata Paus.
Bagaimana situasi di Italia?
Sejak awal Maret, pemerintah pusat sudah melakikan lockdown dengan menutup bisnis, melarang perkumpulan, dan meminta warga diam di rumah.
Perdana Menteri Giuseppe Conte pada pekan lalu mengatakan, dia memperpanjang masa karantina itu demi menyelamatkan "sistem kesehatan yang kolaps".
Selama dua hari beruntun sejak Minggu (22/3/2020), Italia mengalami tren penurunan laporan kematian harian akibat Covid-19.
Meski begitu, Kepala Garda Perlindungan Sipil Angelo Borrelli kepada La Repubblica memperingatkan, angka penularan masih bisa meningkat.
"Dalam beberapa jam ke depan, kami akan melihat apakah memang terjadi tren penurunan," tegas Borrelli.
Saat Sekarat Kena Virus Corona, Pastor Berardelli Malah Selamatkan Pasien Muda yang tak Dikenalnya
Artikel ini dikompilasi dari Kompas.com dengan judul "Pilih Berikan Respiratornya ke Pasien Muda Covid-19, Pastor Ini Meninggal karena Penyakit yang Sama", ''Puluhan Pastor di Italia Meninggal karena Virus Corona"
Penulis : Ardi Priyatno Utomo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pastor-berardelli-malah-selamatkan-pasien-muda-yang-tak-dikenalnya.jpg)