Pesan Menohok GURU Besar LIPI pada Anies Baswedan, Sebut Fokus Saja Urus Jakarta

LIPI ini mengingatkan Gubernur Anies Baswedan untuk fokus mengurus Jakarta

Editor: AbdiTumanggor
KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO
Anies Baswedan berbincang dengan salah satu murid saat mengantar putranya, Kaisar Hakam Baswedan, pada hari pertama masuk sekolah di Cinere, Depok, Jawa Barat, Senin (1/8/2016). Saat menjabat menteri, Anies mengampanyekan Gerakan Antar Anak Ke Sekolah pada hari pertama masuk sekolah. 

“Maka itulah ketika menentukan lokasi industrialisasi, harus dipikirkan bagaimana dalam meratakan pusat-pusat pertumbuhan,” paparnya.

Dia mengatakan, sebetulnya persoalan kesetaraan keadilan tampak sederhana.

Sebagai contoh, geliat properti dan pajak di Jakarta terus tumbuh.

Namun bila pemerintah tidak memikirkan keadilan bagi warganya dari sisi pendapatannya, tanpa disadari masyarakat yang sudah mendiami cukup lama di Jakarta bisa tergerus.

Fenomena seperti ini, ujar Anies Baswedan, juga banyak dialami oleh pensiunan aparatur sipil negara (ASN) di lingkup pemerintah daerah maupun pusat.

Di daerah permukimannya pada tahun 1970-1980-an, dulunya adalah kawasan biasa saja.

Namun adanya perkembangan zaman mendorong wilayah setempat menjadi modern dan cenderung mahal.

“Kalau kami tidak memikirkan keadilan, ya sudah efeknya secara pelan-pelan kami mengusir mereka dari Jakarta."

"Karena tidak bisa bayar pajak (Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan/PBB-P2) mereka akan menjual (rumah),” paparnya.

Isu kesenjangan sosial juga diangkat Presiden Jokowi saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pada 28-29 Juni 2019 di Jepang.

“Pertama berkaitan dengan inovasi di bidang digital economy."

"Dan juga yang kedua berkaitan dengan upaya mengatasi kesenjangan,” kata Presiden Jokowi di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis (27/6/2019).

Presiden juga mengingatkan para kepala negara/kepala pemerintahan G20 terkait situasi dunia yang saat ini banyak dipenuhi ketidakpastian dan dibayangi isu perang dagang.

“Saya juga ingin mengingatkan kepada kolega-kolega kita yang hadir, baik perdana menteri, presiden, maupun raja di G20."

"Terkait situasi dunia yang saat ini dipenuhi ketidakpastian dan dibayangi dengan isu perang dagang."

"Saya berharap agar negara-negara G20, pemimpin-pemimpinnya bisa menunjukkan kearifan dan kepemimpinan kolektif, sehingga situasi yang ada menjadi lebih baik bagi kita semua,” tuturnya. (*)

Baca: Viral Pembahasan APBD DKI, Pembelian Lem Aibon Rp 82 Milliar dan Rp 5 Miliar untuk Influencer LN

Artikel telah tayang di Wartakotalive.com dengan judul:BICARA Ketimpangan Indonesia, PROF LIPI Ingatkan Anies Fokus Urus DKI, Indonesia Urusan Presiden RI

Sumber: Warta kota
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved