Pesan Menohok GURU Besar LIPI pada Anies Baswedan, Sebut Fokus Saja Urus Jakarta

LIPI ini mengingatkan Gubernur Anies Baswedan untuk fokus mengurus Jakarta

Editor: AbdiTumanggor
KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO
Anies Baswedan berbincang dengan salah satu murid saat mengantar putranya, Kaisar Hakam Baswedan, pada hari pertama masuk sekolah di Cinere, Depok, Jawa Barat, Senin (1/8/2016). Saat menjabat menteri, Anies mengampanyekan Gerakan Antar Anak Ke Sekolah pada hari pertama masuk sekolah. 

Profesor politik LIPI ini mengingatkan Gubernur Anies Baswedan untuk fokus mengurus Jakarta karena Indonesia sudah diurus oleh Presiden RI..

////

TRIBUN-MEDAN.Com - GURU Besar politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) minta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan fokus bekerja untuk Ibu Kota Jakarta.

Gubernur DKI Anies Baswedan diminta tak usah urus Indonesia karena itu porsi Presiden RI.

Pernyataan itu disampaikan guru besar politik LIPI Prof Syamsuddin Haris mengomentari pernyataan Anies Baswedan yang menyindir ketimpangan di Indonesia.

"Sekadar saran saja, Gubernur DKI Jakarta sebaiknya fokus tangani masalah2 yang ada di Jakarta," ujar Syamsuddin Haris melalui akun twitternya, Selasa (29/10/2019) siang.

Syamsuddin Haris menambahkan, "Biarlah urusan Indonesia menjadi tanggung jawab Presiden."

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Istimewa)

Simak komentar lengkap Syamsuddin Haris berikut ini.

Syamsuddin Haris (IG: syamsuddin_haris) @sy_haris: Sekadar saran saja, Gubernur DKI Jakarta sebaiknya fokus tangani masalah2 yg ada di Jakarta. Biarlah urusan Indonesia menjadi tanggung jawab Presiden.

Tantangan Indonesia Menurut Anies Baswedan

Sebelumnya, Anies Baswedan menyatakan tantangan yang dihadapi Bangsa Indonesia saat ini adalah merawat persatuan.

Situasi ini sangat berbeda dibanding sebelum merdeka. Saat itu, Indonesia menghadapi tantangan untuk membentuk persatuan dan kesatuan bangsa.

“Salah satu cara terpenting dalam menjaga persatuan adalah dengan menghadirkan perasaan keadilan."

"Sulit membangun persatuan dalam kondisi ketimpangan, dan sulit membangun persatuan dalam ketidakadilan,” ujar Anies Baswedan.

Hal itu ia katakan seusai upacara peringatan Sumpah Pemuda di Silang Monumen Nasional (Monas), Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, Senin (28/10/2019).

Sumber: Warta kota
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved