TRIBUN WIKI

Profil Mian Sirait, Penyandang Disabilitas Penyumbang Medali Emas untuk Sumut

Mian Sirait adalah atlet para taekwondo asal Sumatera Utara yang sebelumnya dikenal sebagai atlet para atletik.

Tayang:
Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
Atlet para taekwondo Sumut Mian Sirait saat meraih medali emas di Kejuaraan Taekwondo Pancasila Cup 2 yang memperebutkan Piala Reda Manthovani. Mian merupakan mantan atlet para atletik yang kini hijrah ke para taekwondo. 

Atlet asal Kabupaten Toba ini mengaku tantangan terbesarnya berada pada penguasaan teknik dan mental bertanding.

Pada penampilan pertamanya di ajang nasional para taekwondo, ia mengaku masih mengalami demam panggung dan belum memahami ritme pertandingan kategori kyurogi.

“Waktu event pertama saya masih belum tahu permainan di kategori kyurogi. Teknik masih kurang, mental bertarung juga belum bagus dan saya masih demam panggung,” ungkapnya.

Namun pada Pancasila Cup 2 tahun ini, ia merasa mulai menunjukkan perkembangan yang cukup baik, baik dari sisi teknik maupun mentalitas saat bertanding.

Kepercayaan dirinya semakin meningkat karena mendapat banyak dukungan dari rekan-rekan sesama atlet para taekwondo yang telah lebih dulu berpengalaman.

Mian bahkan harus menghadapi lawan tangguh pada partai final, yakni atlet asal DIY bernama Dedi yang merupakan peraih medali emas Peparnas 2024 dan juga bagian dari Pelatnas.

“Rival saya kemarin peraih emas Peparnas 2024 dan ikut Pelatnas. Itu menjadi tantangan berat buat saya. Tapi sejak awal saya optimis bisa merebut emas karena mendapat dukungan dari teman-teman,” katanya.

Untuk mengatasi tekanan dan rasa gugup sebelum pertandingan, Mian memilih menenangkan diri dengan mendengarkan musik menggunakan headset agar tidak terlalu memikirkan kekuatan lawannya.

Ia mengakui penampilannya di ajang tersebut sebenarnya masih belum maksimal. Menurutnya, teknik bertarung dan kelenturan gerakan masih perlu banyak diperbaiki karena dirinya masih terbawa karakter atlet lari yang cenderung kaku.

“Kalau secara penampilan saya merasa masih 50 persen. Saya masih kaku, terutama saat sparing. Di taekwondo itu harus lentur dan enjoy saat bermain,” ujarnya.

Meski demikian, Mian menilai kunci kemenangannya terletak pada mental pantang mundur selama pertandingan berlangsung.

“Kunci kemenangan saya itu jangan mundur. Mau sakit kena tendangan, ya tetap enjoy saja bermain. Saya anggap bertanding melawan diri sendiri, bukan melawan lawan,” ucapnya.

Usai meraih emas di Pancasila Cup 2, Mian kini mulai menatap target berikutnya. Ia berharap mendapat kesempatan tampil pada seri para taekwondo yang kabarnya akan berlangsung di Bandung pada Juli mendatang.

Ia bertekad terus meningkatkan kemampuan demi memberikan prestasi terbaik bagi Sumatera Utara dan Indonesia.

“Harapan saya dan teman-teman tentu bisa terus berkembang sampai level nasional yang lebih tinggi, bahkan kalau bisa ke internasional,” pungkasnya.

Biodata Mian Sirait

  • Nama: Mian Sirait

  • Tanggal lahir: 14 Juli 1994

  • Asal: Sumatera Utara

  • Profesi: Atlet para taekwondo dan mantan atlet para atletik

  • Naungan: NPC Sumut

  • Klasifikasi disabilitas: T46 (para atletik), K41 (para taekwondo)

Perjalanan Karier

  • Memulai karier sebagai atlet para atletik nomor lari jarak menengah

  • Berkecimpung di cabang atletik sekitar 10 tahun

  • Masih tampil di Peparnas 2024 dan menyumbang medali untuk Sumut

  • Beralih ke cabang para taekwondo untuk mengembangkan kemampuan fisik

Prestasi

  • Medali emas para taekwondo kelas K41 under 70 kg di Pancasila Cup 2

  • Membantu Sumut menjadi juara umum di Pancasila Cup 2

  • Dua medali emas dan satu perunggu pada Peparnas 2024 cabang para atletik

  • Pernah meraih medali perunggu nomor 400 meter T45/46 putra

  • Emas di Pancasila Cup 2 disebut sebagai emas nasional pertama di cabang taekwondo

(cr29/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter   dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved