TRIBUN WIKI

Tanggal 22 Mei 2026 Memperingati Hari Apa? Cek Sejarah Hari Keanekaragaman Hayati Internasional

Tanggal 22 Mei diperingati secara global sebagai Hari Keanekaragaman Hayati Internasional (International Day for Biological Diversity).

Tayang:
Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus
Tribun-medan.com/ChatGPT
Ilustrasi gambar pemandangan hutan dan kekayaan keanekaragaman hayati. 

TRIBUN-MEDAN.COM,- Banyak warganet yang kerap mencari tahu, sebenarnya tanggal 22 Mei memperingati hari apa? Jawabannya, setiap tanggal 22 Mei, masyarakat di seluruh dunia merayakan sebuah momen penting yang disebut Hari Keanekaragaman Hayati Internasional (International Day for Biological Diversity).

Menjelang peringatan tanggal 22 Mei 2026, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) kembali mengajak kita semua untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem dan merawat keberagaman flora serta fauna di Bumi.

Bagi Anda yang penasaran, berikut adalah ulasan lengkap mengenai sejarah Hari Keanekaragaman Hayati Internasional dan fakta unik di balik pemilih tanggalnya.

Baca juga: 21 Mei Memperingati Hari Apa? Mengenal Sejarah Hari Reformasi Nasional saat Soeharto Tumbang

Peringati Hari Keanekaragaman Hayati Internasional, CCEP Indonesia bersama LPM dan Karang Taruna lakukan penanaman 200 pohon di Bantaran Sungai Deli.
Peringati Hari Keanekaragaman Hayati Internasional, CCEP Indonesia bersama LPM dan Karang Taruna lakukan penanaman 200 pohon di Bantaran Sungai Deli. (Tribun Medan/HO)

Awal Mula Sejarah Hari Keanekaragaman Hayati Internasional

Lahirnya peringatan global ini tidak terjadi dalam semalam.

Semuanya bermula pada tahun 1988, ketika Program Lingkungan PBB (UNEP) menyadari bahwa dunia sangat membutuhkan perlindungan hukum khusus untuk menyelamatkan keanekaragaman hayati.

UNEP kemudian membentuk kelompok kerja Ad Hoc untuk menyusun instrumen hukum tersebut.

Baca juga: Tanggal 10 November Memperingati Hari Apa? Ada Hari Pahlawan Hingga Hari Sains

Momen puncaknya terjadi di Nairobi, Kenya pada 22 Mei 1992.

Melalui sebuah konferensi maraton selama 11 hari, teks Konvensi Keanekaragaman Hayati (CBD) akhirnya disepakati dan diadopsi.

Dokumen penting ini juga dipresentasikan pada ajang KTT Bumi (Earth Summit) di Rio de Janeiro, Brasil pada pertengahan tahun 1992.

Fakta Unik: Dulunya Dirayakan Setiap 29 Desember

Banyak yang tidak tahu bahwa perayaan ini sempat mengalami perubahan jadwal. Berikut adalah perjalanan perubahannya:

Baca juga: Bulan November Memperingati Hari Apa Saja, Ada Peringatan Nasional dan Internasional

  • Periode 1994 - 2000: Awalnya, PBB menetapkan tanggal 29 Desember sebagai Hari Keanekaragaman Hayati. Tanggal ini diambil dari momen resmi berlakunya Konvensi Keanekaragaman Hayati pada tahun 1993.

  • Alasan Dipindah: Ternyata, tanggal 29 Desember dianggap kurang efektif untuk menggalang kampanye global. Alasannya sangat praktis: tanggal tersebut bertepatan dengan puncak musim libur panjang Natal dan Tahun Baru di hampir seluruh dunia.

  • Resmi Menjadi 22 Mei: Agar kampanye lebih maksimal dan bermakna, Majelis Umum PBB akhirnya memutuskan untuk mengubah jadwal peringatan menjadi tanggal 22 Mei, merujuk pada momen bersejarah adopsi teks konvensi di Nairobi. Keputusan ini diresmikan pada akhir tahun 2000 dan berlaku hingga saat ini.

Baca juga: 4 Agustus Memperingati Hari Apa? Ternyata Ada Hari Pekerja Perempuan Lajang

Pengertian Keanekaragaman Hayati dan persebaran flora di dunia
Pengertian Keanekaragaman Hayati dan persebaran flora di dunia (HO / TRIBUN)

3 Tujuan Utama Peringatan 22 Mei

Setiap tahunnya, perayaan ini membawa misi krusial untuk keberlangsungan umat manusia dan alam semesta, di antaranya:

  1. Edukasi Global: Memberikan pemahaman dan kesadaran kepada masyarakat dunia tentang krisis ekosistem yang sedang terjadi.

  2. Aksi Konservasi: Menggalakkan tindakan pelestarian nyata untuk menjaga keseimbangan alam yang semakin terancam.

  3. Kebijakan Berkelanjutan: Mendorong pemerintah dan sektor industri untuk memanfaatkan sumber daya alam secara bijak agar tidak habis dieksploitasi.

Baca juga: 19 Juni Memperingati Hari Apa? Ada Hari Kucing Garfield

Dengan memahami sejarah dan makna di balik tanggal 22 Mei, kita diharapkan tidak sekadar meramaikan media sosial, tetapi juga mulai melakukan aksi kecil untuk menjaga kelestarian lingkungan di sekitar kita.(ray/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved