TRIBUN WIKI

Contoh Amanat Pembina Upacara Hardiknas 2026, Tentang Pentingnya Pendidikan

Dalam upacara Hari Pendidikan Nasional, amanat pembina upacara sangatlah penting agar didengar dan diresapi peserta upacara.

Tayang:
Editor: Array A Argus
Dola AI
AMANAT PEMBINA UPACARA- Ilustrasi seorang pembina upacara saat menyampaikan amanatnya dalam momen peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026. 

Untuk itu marilah kita jadikan hardiknas tahun ini sebagai awal yang baru untuk diri kita sendiri dalam belajar dan mengajar, agar tidak ada lagi kebodohan serta ketidaktahuan akan pendidikan.

Hadirin yang saya hormati,

Cukup sekian pidato singkat hari pendidikan yang saya sampaikan, semoga dapat bermanfaat serta dapat menjadi motivasi kita semua dalam belajar dan mengajar, mohon maaf jika ada salah kata.

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Pidato 4

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Salam Sejahtera, Om Swastiastu,
Namo Buddhaya,
Salam Kebajikan,

Bapak dan Ibu yang kami muliakan dan segenap insan pendidikan di tanah air, Selamat merayakan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2025.

Guru, siswa, dan orang tua sekarang menyadari bahwa pendidikan itu bukan sesuatu yang hanya bisa dilakukan di sekolah saja. Tetapi, pendidikan yang efektif itu membutuhkan kolaborasi yang efektif dari tiga hal ini, guru, siswa, dan orang tua. Tanpa kolaborasi itu, pendidikan yang efektif tidak mungkin terjadi.

Hadirin yang berbahagia..

Kita sebagai masyarakat juga belajar betapa pentingnya kesehatan. Betapa pentingnya kebersihan. Betapa pentingnya norma-norma kemanusiaan di dalam masyarakat kita.

Timbulnya empati, timbulnya solidaritas di tengah masyarakat kita merupakan suatu pembelajaran yang harus kita kembangkan. Bukan hanya di masa krisis, tetapi juga di saat ini ketika krisis ini telah berlalu.

Belajar memang tidak selalu mudah, tetapi inilah saatnya kita berinovasi. Saatnya kita melakukan berbagai eksperimen. Inilah saatnya kita mendengarkan hati nurani dan belajar dari pandemi beberapa waktu lalu. Agar kita menjadi masyarakat dan bangsa yang lebih baik di masa depan.

Terima kasih telah mendukung segala program pemerintah sehingga kita bisa bangkit dan pulih kembali.

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Om Shanti Shanti Shanti Om,
Namo Buddhaya,
Salam kebajikan.

Pidato 5

Selamat pagi hadirin sekalian.

Segala puji bagi Tuhan Yang Maha Esa karena telah memberikan kita kesempatan untuk dapat berkumpul di tempat ini dalam keadaan sehat.

Hadirin yang berbahagia, pada hari ini saya akan menyampaikan beberapa patah kata mengenai pentingnya mencari ilmu. Ilmu merupakan hal yang penting untuk manusia. Adanya ilmu akan menjadikan kita lebih pintar dan ahli dalam banyak hal.

Ilmu juga bisa membantu kita memecahkan berbagai persoalan hidup. Oleh sebab itu, jangan membatasi diri ketika mencari ilmu. Kembangkan wawasanmu keluar batas kegiatan belajar mengajar di kelas.

Kamu bisa mempelajari berbagai hal yang menunjang kehidupan seperti ilmu memasak, ilmu bertanam, dan lain sebagainya. Luangkan juga waktu untuk membaca buku, koran, internet atau majalah.

Ini akan lebih baik daripada membuang waktu membuka hal yang sifatnya tidak terlalu penting di internet. Apalagi jika kamu hanya sekedar mengamati dan menilai kehidupan orang lain.

Selain itu, ilmu juga bisa kita dapatkan dari diskusi bersama kerabat, teman, atau orang tua. Ada banyak pelajaran yang bisa kita ambil dari pengetahuan serta pengalaman orang lain.

Oleh sebab itu, manfaatkanlah waktu dengan sebaik-baiknya untuk menuntut ilmu. Jangan sampai menyesal di kemudian hari karena telah melakukan hal sia-sia.

Sekian pidato singkat saya di pagi hari ini, mohon maaf apabila ada ucapan yang menyinggung. Terima kasih banyak atas perhatian hadirin sekalian.

Sejarah Hari Pendidikan Nasional

Di Indonesia, tiap tanggal 2 Mei akan diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional.

Lahirnya Hari Pendidikan Nasional ini tak lepas dari sejarah panjang bangsa Indonesia yang pernah dijajah oleh Belanda.

Saat masa kolonial, penjajah Belanda membatasi ruang gerak pendidikan bagi masyarakat Indonesia.

Hanya segelintir orang saja yang bisa mengenyam pendidikan, terutama bangsawan yang memiliki kedudukan sosial yang tinggi. 

Baca juga: Sejarah Hari Buruh Internasional atau May Day, Karl Marx: Bersatulah!

Namun, tokoh-tokoh seperti Ki Hajar Dewantara dan Mohammad Hatta memperjuangkan hak pendidikan bagi rakyat Indonesia sebagai kunci pembebasan dari penjajahan, dilansir dari Tribun Kaltim.

Setelah kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945, Dekrit Presiden RI No. 63 Tahun 1959 secara resmi menetapkan tanggal 2 Mei sebagai Hari Pendidikan Nasional.

Tanggal ini dipilih untuk merayakan kelahiran Ki Hajar Dewantara, seorang tokoh pendidikan terkemuka yang mendirikan Taman Siswa, gerakan pendidikan yang fokus pada pendidikan dasar dan menengah bagi masyarakat luas.

Peringatan Hari Pendidikan Nasional tidak hanya mengenang jasa para pahlawan pendidikan, tetapi juga memperkuat kesadaran akan pentingnya pendidikan sebagai pondasi pembangunan bangsa.

Baca juga: Sejarah Hari Posyandu Nasional yang Diperingati Tiap 29 April, Bermula dari PMKD

Hari ini menjadi waktu bagi masyarakat Indonesia untuk merenungkan peran pendidikan dalam mencapai cita-cita bangsa dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Dengan demikian, Hari Pendidikan Nasional tidak hanya menjadi momen peringatan, tetapi juga panggilan untuk terus meningkatkan kualitas, aksesibilitas, dan relevansi pendidikan sesuai dengan kebutuhan zaman demi mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia.

Berdasarkan surat Mendikbudristek Nomor 1911/MPK.A/TU.02.03/2024, terdapat beberapa kegiatan yang diselenggarakan saat Hari Pendidikan Nasional 2024.

Kegiatan utama yaitu menyelenggarakan upacara bendera oleh lingkungan instansi pusat, daerah, satuan pendidikan, serta kantor perwakilan RI di luar negeri.

Baca juga: Besok Jadi Hari Healing Sedunia, Begini Sejarah Awal dan Hubungannya dengan Tai Chi

Selain itu, Mendikbud juga mengimbau instansi terkait untuk menyelenggarakan aktivitas untuk memeriahkan Hari Pendidikan Nasional secara kreatif, menjaga dan membangkitkan semangat belajar, serta mendorong pelibatan dan partisipasi publik.

Lalu, Hari Pendidikan Nasional 2024 juga dimeriahkan dengan mengunggah konten publikasi di media sosial dengan tagar #Hardiknas2024 #LanjutkanMerdekaBelajar.

Lebih lanjut peringatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan dalam pembangunan nasional.

Baca juga: Sejarah Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional yang Diperingati Tiap 26 April

Melalui berbagai kegiatan peringatan, masyarakat diajak untuk merenungkan peran pendidikan sebagai kunci untuk mencapai kemajuan sosial, ekonomi, dan budaya.

Hal ini mendorong masyarakat untuk terlibat aktif dalam mendukung upaya pemajuan pendidikan di berbagai tingkatan.

Hari Pendidikan Nasional juga menjadi momentum untuk merayakan prestasi dalam dunia pendidikan, baik itu capaian siswa, inovasi dalam pembelajaran, maupun pencapaian institusi pendidikan.

Ini memberikan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras seluruh komponen pendidikan dalam meningkatkan mutu dan relevansi pendidikan di era yang terus berubah.

Baca juga: Sejarah Peringatan Hari Angkutan Umum Nasional di Indonesia yang Diawali dari Kemunculan DAMRI

Selanjutnya, peringatan Hari Pendidikan Nasional juga memicu diskusi dan refleksi tentang kondisi pendidikan saat ini serta langkah-langkah yang perlu diambil untuk melakukan reformasi pendidikan yang lebih baik.

Dengan demikian, Hari Pendidikan Nasional bukan hanya sekedar perayaan, tetapi juga panggilan untuk bertindak dalam meningkatkan kualitas dan aksesibilitas pendidikan bagi semua lapisan masyarakat.

Secara keseluruhan, Hari Pendidikan Nasional menjadi tonggak penting dalam agenda pendidikan sebuah negara, menegaskan komitmen untuk memajukan pendidikan sebagai investasi jangka panjang dalam pembangunan manusia dan pembangunan nasional secara keseluruhan.(tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter    

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved