TRIBUN WIKI
Sa Cap Meh dan Cap Go Meh, Dua Tradisi Tahun Baru Imlek yang Masih Bertahan
Sa Cap Meh dan Cap Go Meh adalah dua tradisi yang selalu dirayakan sebelum dan sesusah Tahun Baru Imlek.
TRIBUN-MEDAN.COM,- Pernah dengar tentang tradisi Sa Cap Meh dan Cap Go Meh?
Ya, ini adalah tradisi yang berhubungan dengan Tahun Baru Imlek.
Bagi masyarakat awam, mungkin yang sering terdengar diucapkan adalah Cap Go Meh.
Baca juga: Apa Itu Epstein Files Library Hingga Bikin Murka Donald Trump ke Wartawan? Simak Penjelasannya
Lalu bagaimana dengan Sa Cap Meh? Apakah kalian sudah pada mengetahuinya?
Untuk menjawab pertanyaan ini, mari kita ulas penjelasannya satu persatu.
Sa Cap Meh dan Cap Go Meh
Sa Cap Meh dan Cap Gomeh dirayakan dalam waktu yang berbeda, tapi masih berkaitan dengan perayaan Tahun Baru Imlek.
Sa Cap Meh dilaksanakan sebelum Tahun Baru Imlek.
Baca juga: Apa Itu Saham Gorengan? Ini Alasan Kenapa Investor Pemula Harus Waspada
Sedangkan Cap Go Meh, adalah kegiatan yang dilaksanakan setelah Tahun Baru Imlek.
Menurut Rohaniawan Konghucu, W.S Gunadi S.Pd , M.Ag, Sa Cap Meh adalah kegiatan pada malam sebelum hari raya Tahun Baru Imlek.
Perayaan Sa Cap Meh diisi dengan sembahyang menjelang pergantian tahun Chuxi / Ti Sik .
Ini dilakukan satu hari menjelang Tahun Baru.
Baca juga: Apa Itu Red Notice Interpol untuk Riza Chalid? Simak Penjelasannya
Yakni pada tanggal 29 atau 30 bulan 12 Imlek .
Sa Cap Meh dikenal pula dengan sebutan lain perayaan Ji Kao Me .
"Sembahyang dilaksanakan di hadapan altar leluhur, memanjatkan doa kepada Tuhan untuk ketenangan dan kedamaian arwah leluhur yang telah medahului,"
"Setelah sembahyang ke hadapan leluhur, selanjutnya diadakan acara makan bersama keluarga yang sekaligus menjadi momen reuni keluarga,"
Baca juga: Apa Itu Konstelasi Satelit? Simak Penjelasan Berikut Ini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/berdoa-di-kelenteng-Sa-Cap-Meh.jpg)