TRIBUN WIKI

Apa Itu Konstelasi Satelit? Simak Penjelasan Berikut Ini

Konstelasi satelit adalah sekelompok satelit buatan yang bekerja sama sebagai satu sistem terintegrasi.

Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus
Pinterest
SATELIT- Ilustrasi satelit Starlink yang melayani jaringan internet. 

Ringkasan Berita:
  • Di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik dunia, isu konstelasi satelit kembali menjadi perhatian. Media South China Morning Post (SCMP) melaporkan adanya perubahan signifikan pada jaringan satelit Starlink milik SpaceX
  • SpaceX dilaporkan menurunkan sekitar 4.400 satelit Starlink dari ketinggian 550 kilometer ke 480 kilometer pada awal 2026. Langkah ini diduga berkaitan dengan interaksi atau potensi gangguan dari satelit milik Cina

 

TRIBUN-MEDAN.COM,- Di tengah ketegangan geopolitik global, beberapa pihak mulai menyoroti soal konstelasi satelit.

South China Morning Post (SCMP) melaporkan, bahwa saat ini SpaceX menurunkan ketinggian sekitar 4.400 satelit Starlink.

SpaceX memindahkan satelitnya dari ketinggian 550 km ke 480 km pada awal tahun 2026.

Baca juga: Apa Itu Toksin Cereulide di Susu Formula? Ini Bahayanya Bagi Bayi

Jenis satelit dan Perbedaannya
Jenis satelit dan Perbedaannya (HO / TRIBUN)

SpaceX adalah perusahaan teknologi antariksa asal Amerika Serikat yang bergerak di bidang roket dan satelit.

Nama lengkapnya Space Exploration Technologies Corp., dan perusahaan ini didirikan oleh Elon Musk pada tahun 2002.

Sejumlah media melaporkan,SpaceX menurunkan satelitnya karena diduga kuat merupakan dampak langsung dari interaksi dengan satelit milik Cina.

Lalu, apa itu konstelasi satelit?

Baca juga: Apa Itu Ptosis, Kondisi Mata Ngantuk yang Dihubungkan dengan Gibran Rakabuming Raka

Penjelasan Soal Konstelasi Satelit

Konstelasi satelit adalah sekelompok satelit buatan yang bekerja sama sebagai satu sistem terintegrasi.

Mereka dirancang untuk memberikan cakupan global atau hampir permanen di Bumi, sehingga setidaknya satu satelit selalu terlihat dari lokasi mana pun.

Baca juga: Apa Itu Jembatan Bailey? Benarkah Sudah Ada Sejak Perang Dunia II? Ini Penjelasannya

Warstek menyebutkan, konstelasi satelit memungkinkan layanan seperti navigasi, komunikasi, dan pemantauan yang lebih andal dibanding satelit tunggal, karena satelit ditempatkan di orbit saling melengkapi seperti LEO (Low Earth Orbit) atau MEO (Medium Earth Orbit).

Komunikasi antar-satelit dan stasiun bumi global mendukung operasinya.

JATUH KE BUMI- Satelit Kosmos 482 milik Uni Soviet jatuh ke bumi setelah 53 tahun mengorbit mengelilingi bumi. Lokasi jatuhnya satelit itu berada di sebelah barat Jakarta.
JATUH KE BUMI- Satelit Kosmos 482 milik Uni Soviet jatuh ke bumi setelah 53 tahun mengorbit mengelilingi bumi. Lokasi jatuhnya satelit itu berada di sebelah barat Jakarta. (Pinterest/ON JORNAL)

Contoh Terkenal

  • GPS (24 satelit di MEO) untuk navigasi.

  • Iridium dan Globalstar untuk telepon satelit di LEO.

  • Galileo, GLONASS untuk geodesi.
    Indonesia sedang kembangkan konstelasi sendiri via BRIN untuk pemantauan Bumi.

Baca juga: Apa Itu Tactical Vest Seperti yang Dipakai Verrel Bramasta, Cek Fungsinya

Apa Perbedaan Konstelasi LEO MEO dan GEO

Cyberhub menyebutkan, bahwa konstelasi LEO, MEO, dan GEO merujuk pada jenis orbit satelit yang berbeda dalam sistem konstelasi satelit, dengan perbedaan utama pada ketinggian, latensi, dan kebutuhan jumlah satelit.

LEO

Low Earth Orbit (LEO) adalah orbit satelit yang paling dekat dengan Bumi, dengan ketinggian sekitar 500 hingga 2.000 kilometer.

Karena jaraknya dekat, sinyal dari satelit LEO memiliki latensi yang rendah sehingga komunikasi terasa lebih cepat.

Baca juga: Apa Itu 31/ATLAS, Benda Langit yang Diyakini Astronom Harvard Sebagai Alien

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved