PDI Perjuangan Sumut
Berjuang Lintas Komisi, Ketua PDI Perjuangan Sumut dan Sofyan Kolaborasi Perjuangkan Ribuan Beasiswa
Berjuang Lintas Komisi untuk Pendidikan, Rapidin dan Sofyan Tan Jaring Ribuan Beasiswa bagi Pelajar Sumut
Berjuang Lintas Komisi untuk Pendidikan, Rapidin dan Sofyan Tan Jaring Ribuan Beasiswa bagi Pelajar Sumut
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN-Kampus Universitas Satya Terra Bhinneka Medan, dipenuhi wajah-wajah muda yang membawa harapan.
Disinilah, Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara sekaligus anggota Komisi XIII DPR RI, Drs Rapidin Simbolon MM, bersama anggota DPR RI Sofyan Tan, kembali membuka jalan bagi ribuan pelajar dan mahasiswa Sumatera Utara melalui program beasiswa pendidikan.
Bagi Rapidin, perjuangan di parlemen tidak berhenti pada ruang sidang komisi. Ia memilih membangun kolaborasi lintas komisi agar akses pendidikan semakin luas.
Tahun ini, sedikitnya 3.000 pelajar jenjang SD, SMP, SMA/SMK dan sekitar 1.000 mahasiswa dipersiapkan untuk memperoleh bantuan pendidikan.
"Kalau pendidikan maju, otomatis ekonomi dan taraf hidup masyarakat Sumatera Utara juga akan ikut meningkat. Itu yang terus kami perjuangkan," kata Rapidin di Medan, Senin (6/7/2026).
Data rekapitulasi program menunjukkan jangkauan beasiswa yang diperjuangkan Rapidin telah menyentuh banyak daerah di Sumatera Utara.
Dari dokumen Rekapitulasi Beasiswa Sumut Tahun 2026, nilai bantuan yang telah terdata mencapai sekitar Rp1,739 miliar, dengan penerima tersebar di sejumlah kabupaten, mulai dari Samosir, Tapanuli Utara, Labuhan Batu Utara, Nias, Toba, Padangsidimpuan, Mandailing Natal hingga Humbang Hasundutan.
"Perjuangan pendidikan tidak boleh hanya berpusat di kota, tetapi juga diarahkan menjangkau daerah-daerah yang selama ini membutuhkan dukungan lebih besar,"ujar Rapidin.
Menurut Rapidin, beasiswa yan sedang diperjuangkan telah menjangkau pelajar dari tingkat SD, SMP, SMA/SMK hingga mahasiswa di berbagai pelosok Sumatera Utara.
"Total nilai bantuan yang telah terdata mencapai Rp1.739.100.000 atau 1,7 Milliar sekian,"bebrnya.
Kabupaten Padangsidimpuan menjadi daerah dengan alokasi terbesar, yakni sekitar Rp492,2 juta, disusul Toba sekitar Rp331,1 juta, Humbang Hasundutan sekitar Rp186,6 juta, Nias Selatan sekitar Rp165,6 juta, Samosir sekitar Rp264,8 juta, Nias sekitar Rp132,8 juta, dan Labuhan Batu Utara sekitar Rp128,5 juta.
Bantuan juga mengalir ke Nias Utara, Nias Barat, Tapanuli Utara, Mandailing Natal, Tapanuli Tengah, Uluan Batu Selatan, serta sejumlah kabupaten lainnya.
Di Samosir senidiri, kata Rapidin beasiswa menyentuh hampir seluruh kecamatan. Pangururan memperoleh alokasi sekitar Rp84 juta, Palipi Rp158,1 juta, Simanindo Rp5,7 juta, Ronggur Nihuta Rp21 juta, Onan Runggu Rp1,35 juta, Nainggolan Rp42,9 juta, Sianjur Mulamula Rp264,8 juta, hingga Harian dan Sitio-tio.
"Pola serupa juga terlihat di daerah lain, di mana bantuan tidak hanya terkonsentrasi di ibu kota kabupaten, melainkan menjangkau kecamatan-kecamatan yang selama ini memiliki akses pendidikan lebih terbatas,"bebernya.
Nakhoda PDI Perjuangan Sumut
Dipercaya Megawati Pimpin PDI Perjuangan Sumut
Pimpin PDI Perjuangan Sumut
BeasiswaS1
| Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut Serahkan Traktor Besar dan Alsintan Kepada Petani Kecil di Samosir |
|
|---|
| Menghidupkan Kembali Pancasila Kampung Adat, Ketua PDIP Sumut Hadir Dukung Pesta Tugu di Sitio-tio |
|
|---|
| Di Forum BPIP, PDIP Komisi XIII Kritik Arah Pembangunan Samosir, Perjuangkan Dana Desa di Pusat |
|
|---|
| PDIP Komisi XIII DPR RI, Rapidin Bekali Warga di Samosir: Danau Toba Dijaga Berbasis Nilai Pancasila |
|
|---|
| Dukung Pemekaran Kuasi Paroki Pangaribuan, Ketua PDI Perjuangan Sumut Dorong Umat Kian Teguh Beriman |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Beasiswa-kurang-mampu-dari-pdip.jpg)