Brimob Polda Sumut

Di Tengah Lumpur dan Jalan Putus, Brimob Sumut Pastikan Anak Batang Toru Tetap Bersekolah

Personel Brimob Polda Sumatera Utara mengantar anak-anak sekolah di Desa Garoga, Kecamatan Batang Toru

Editor: Arjuna Bakkara
TRIBUN MEDAN/IST
Personel Brimob Polda Sumatera Utara mengantar anak-anak sekolah di Desa Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Selasa (6/1/2026). Antar-jemput dilakukan pascabencana banjir bandang dan longsor yang merusak akses transportasi warga. 

TRIBUN-MEDAN.COM, Tapanuli Selatan-Pascabanjir bandang dan tanah longsor yang merusak akses transportasi di wilayah Batang Toru, Tapanuli Selatan, Satuan Brimob Polda Sumatera Utara mengambil peran kemanusiaan untuk memastikan aktivitas pendidikan anak-anak tetap berjalan.

Personel Brimob memfasilitasi antar-jemput siswa sekolah yang kesulitan mencapai sekolah akibat jalan rusak dan terputus.

Kegiatan tersebut dilaksanakan Selasa pagi (6/1/2026), mulai pukul 06.30 WIB, berpusat di Desa Garoga, Kecamatan Batang Toru.

Empat personel Brimob dari Posko Utama Garoga turun langsung membantu anak-anak sekolah yang tidak lagi memiliki akses angkutan umum sejak bencana melanda kawasan tersebut.

Dipimpin Briptu Ridho Ganda Manurung, personel Brimob menjemput para siswa dari rumah masing-masing dan mengantarkan mereka ke sekolah dengan sarana yang tersedia.

Aksi ini dilakukan secara bergantian agar seluruh anak terdampak dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar tepat waktu.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemulihan pascabencana yang tidak hanya berfokus pada penanganan fisik dan keamanan, tetapi juga pada keberlangsungan pendidikan anak-anak.

Seluruh siswa berhasil diantar ke sekolah dengan aman dan tanpa kendala.

Masyarakat setempat menyambut positif inisiatif tersebut. Kehadiran Brimob dinilai memberi rasa aman sekaligus harapan bagi warga yang masih berupaya bangkit dari dampak bencana.

Melalui kegiatan ini, Brimob Polda Sumatera Utara menegaskan kehadirannya sebagai bagian dari solusi di tengah situasi darurat tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memastikan hak dasar anak-anak, termasuk pendidikan, tetap terpenuhi.(Jun-tribun-medan.com).

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved