Masjid Dongsi, 670 Tahun Mengawal Kemaslahatan Umat Islam di Beijing
Sebenarnya, ada enam masjid di wilayah Distrik Dongcheng. Usia Masjid Dongsi saat ini mencapai 670 tahun
Penulis: iin sholihin | Editor: iin sholihin
"Kami juga mendukung dan mendorong para tokoh umat Islam untuk aktif dan berpartisipasi dalam pembangunan ekonomi dan sosial Dongcheng," paparnya.
Saat ini, kata Guan Bo, sejumlah imam menjabat sebagai anggota kongres rakyat Kota Beijing dan Dongcheng. Mereka sangat mendukung untuk pembangunan negara ini.
Selama bertahun-tahun ini, enam masjid di kawasan Distrik Dongcheng juga mengadakan kegiatan sosial serta berpartisipasi aktif dalam berbagai program di tingkat kelurahan.
Sebagai kawasan pusat ibu kota, Distrik Dongcheng sudah berpartisipasi dalam hubungan internasional. Masjid Dongcheng di wilayah ini telah menerima lebih dari 210 tamu asing dan total lebih dari 6.300 orang tamu untuk beribadah.
"Ada satu masjid kami yang terletak dekat dari kedutaan asing yang menyediakan layanan ibadah rutin bagi para staf dan keluarganya," pungkas Guan Bo.
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Utara Maratua Simanjuntak menyambut baik dukungan negara Tiongkok terhadap umat Islam.
Terlebih peran China Islamic Association atau MUI China sangat besar untuk berkomunikasi dengan pemerintah dalam mendukung pembangunan.
"Ulama tidak hanya memiliki tanggung jawab dalam pendidikan agama, tetapi juga berperan memberi masukan kepada pemerintah dan menjaga perkembangan masyarakat," katanya.
Ia berharap hubungan antara Indonesia dan Tiongkok terus diperkuat. "Hubungan masyarakat muslim Indonesia dan China dinilai penting untuk terus diperluas, termasuk di bidang pendidikan," pungkasnya. (iin)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Imam-Dongsi.jpg)