Masjid Dongsi, 670 Tahun Mengawal Kemaslahatan Umat Islam di Beijing
Sebenarnya, ada enam masjid di wilayah Distrik Dongcheng. Usia Masjid Dongsi saat ini mencapai 670 tahun
Penulis: iin sholihin | Editor: iin sholihin
TRIBUN-MEDAN.com, BEIJING - Penampilan Yunus tampak mencolok di antara puluhan orang yang sedang melintas di jalanan kawasan Jalan Dongsi Nan, Distrik Dongcheng, Beijing, Jumat (15/05/2026). Yunus berdiri tegak tepat di depan bangunan berarsitektur khas Tiongkok.
Penampilan Yunus memang kontras dengan orang yang melintas di sekitarnya. Yunus mengenakan gamis biru yang dipadankan dengan peci putih. Khas seperti bapak-bapak di Indonesia yang hendak melaksanakan salat di masjid.
Yunus adalah Imam di Masjid Dongsi yang terletak di Jalan Dongsi Nan, Nomor 13, Distrik Dongcheng, Beijing. Masjid Dongsi ini merupakan satu di antara enam masjid tertua yang ada di Distrik Dongcheng, Peking atau Beijing, Ibu Kota Tiongkok.
"Assalamualaikum," ucap Yunus sembari menyodorkan tangannya kepada Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Utara Maratua Simanjuntak yang tiba di halaman depan Masjid Dongsi.
Senyum bahagia terpaut di wajahnya. "Saya Yunus, imam Masjid Dongsi," lanjutnya memperkenalkan diri. Yunus menyambut saudara seimannya yang datang dari Sumatera.
Delegasi asal Sumatera yang menyambangi Masjid Dongsi adalah perwakilan ulama, akademisi dan tokoh masyarakat asal Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Aceh. Kehadiran mereka ke wilayah Beijing sepenuhnya difasilitasi oleh Konsulat Jenderal Tiongkok di Medan.
Ulama, akademisi dan tokoh masyarakat yang ikut di antaranya Ketua Umum Perhimpunan INTI dr Indra Wahidin, Ketua MUI Sumatera Utara Maratua Simanjuntak, Wakil Ketua MUI Sumut HM Jamil, Ketua FKUB Sumatera Utara Muhammad Hatta Siregar, Ketua MUI Kota Medan Hasan Matsum, Rektor Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Nurhayati, Ketua Badan Pembina Harian (BPH) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Agussani, Ketua Yayasan Panca Budi Siti Khadijah, Perwakilan Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Panca Budi Ahmad Baqi Arifin, Ketua Muhammadiyah Aceh Abdul Malik Musa, serta Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau Sumatera Barat Fauzi Bahar.
Masjid Dongsi menjadi masjid terbesar, tertua, dan paling terawat di Beijing. Sebenarnya, ada enam masjid di wilayah Distrik Dongcheng. Usia Masjid Dongsi saat ini mencapai 670 tahun.
"Masjid Dongsi secara keseluruhan menghadap barat dengan luas sekitar 4.000 hingga 6.000 meter persegi, terbagi menjadi halaman depan, tengah, dan belakang," papar Yunus sembari mengajak anggota delegasi berkeliling masjid.
Ada dua versi cerita mengenai awal berdirinya Masjid Dongsi. Berdasarkan versi Dinasti Yuan, Masjid Dongsi, didirikan pada tahun ke-6 masa Zhengzhi atau 1356 M.
Dikisahkan bahwa pada masa Dinasti Song dan Yuan, Syeikh Sanading, putra ketiga dari Syeikh Zunwamoding, mendirikan sebuah masjid di kawasan Dongsi. Bangunan ini diyakini sebagai cikal bakal Masjid Dongsi.
Sementara berdasarkan Versi Dinasti Ming, masjid ini didirikan pada tahun ke-12 masa Zhengtong atau 1447 M oleh Chen You (etnis Hui) yang menjabat sebagai Komandan Militer.
Pada tahun ke-1 masa Jingtai (1450 M), Kaisar Jingtai dari Dinasti Ming menganugerahkan plang bertuliskan "Masjid" (Qingzhen Si). Karena itu, masjid ini juga pernah disebut "Kuil Istana" (Gong Si), dan merupakan tempat ibadah Islam pertama dalam sejarah Tiongkok yang diberi nama "Qingzhen".
Perbedaan kedua versi ini mencapai hampir seratus tahun. Sejumlah ahli berpendapat bahwa kemungkinan besar masjid ini pertama kali dibangun pada Dinasti Yuan dan direnovasi ulang pada Dinasti Ming.
Masjid Dongsi memiliki tiga struktur bangunan utama yakni pintu gerbang utama, pintu masuk kedua dan ruang utama masjid. Masjid berada persisi di pinggir jalan di antara gedung pertokoan di pusat kota Beijing.
Pintu gerbang utama di tepi jalan terdiri dari tiga ruang, dengan atap keras (ying shan ding) bergenteng abu-abu. Namun, pintu masjid yang ada saat ini merupakan hasil renovasi tahun ke-9 Republik Tiongkok (1920 M), dengan gaya arsitektur Barat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Imam-Dongsi.jpg)