Prof Nurhayati: Xianjiang Islamic Institute Buktikan Tiongkok Peduli Muslim 

Xinjiang Islamic Institute membuktikan bahwa pemerintah benar-benar peduli tentang masyarakat muslim di Xinjiang

Tayang:
Penulis: iin sholihin | Editor: iin sholihin
TRIBUN MEDAN/iin sholihin
BACA KITAB - Mahasiswa tengah belajar kitab di Masjid Xianjiang Islamic Institute, Selasa (12/05/2026). 

TRIBUN-MEDAN.COM, XIANJIANG - Kedatangan ulama dan tokoh masyarakat Sumatera ke Xianjiang Islamic Institute di Kota Urumqi, Provinsi Xianjiang, membuka wawasan baru. Delegasi asal Sumut, Sumbar dan Aceh melihat langsung betapa pemerintah Tiongkok peduli terhadap warga mereka yang beragama Islam.   

Rektor Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan Prof Nurhayati begitu takjub kala melihat ratusan mahasiswa dengat ulet mempelajari ajaran Islam di kampus ini. 

Xianjiang Islamic Institute tak sekadar mendidik, namun mencetak ribuan calon imam masjid yang nantinya akan memimpin komunitas Muslim di seluruh wilayah Tiongkok. 

Baca juga: Ulama dan Tokoh Islam Sumatera Sambagi Muslim Uighur di Masjid Erdaoqiao Urumqi

"Institut ini benar-benar luar biasa. Karena selama ini di media sosial kita dengar pemerintah tidak peduli dengan masyarakat muslim. Tapi yang sebenarnya, pemerintah sangat-sangat peduli tentang muslim di tempat ini," kata Rektor Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan Prof Nurhayati, Selasa (12/05/2026). 

"Kami menjadi tahu bahwa Xinjiang Islamic Institute membuktikan bahwa pemerintah benar-benar peduli tentang masyarakat muslim di Xinjiang. Kita juga tahu bahwa ada beasiswa yang diberikan pemerintah beserta fasilitas yang sangat-sangat baik," lanjutnya.  

Ia berterimakasih kepada semua pihak yang memfasilitasi ulama, akademisi dan tokoh masyarakat hingga dapat berkunjung ke Tiongkok dan melihat secara langsung kehidupan beragama, berbudaya dan bermasayarakat secara langsung. 

"Pertama saya menyampaikan terimakasih kepada Konsul Jenderal Tiongkok di Medan. Kedua saya juga sampaikan terimakasih kepada Ketua Umum INTI dr Wahidin. Saya sangat senang karena hari ini kami darang ke Xinjiang Islamic Institute dan kami mengetahui banyak tentang institut ini," pungkasnya. 

Ketakjuban Prof Nurhayati bukan tanpa alasan. Ada ribuan pemuda Muslim Tiongkok, khususnya dari etnis Uighur yang tengah menuntut ilmu agama Islam di Xianjiang Islamic Institute. 

Baca juga: Senyum Abdullah, Pemuda Uighur Calon Imam Masjid Masa Depan Tiongkok

Xianjiang Islamic Institute memang mempersiapkan calon imam untuk memimpin umat dikemudian hari. Ada ribuan pemuda muslim dari berbagai penjuru Tiongkok yang tengah menuntut ilmu selama empat tahun di kampus ini.  

Pemuda dari etnis Uighur dan Hui memang mendominasi di kampus ini. Jumlah mereka lebih besar dibanding dari suku lainnya. 

Delegasi asala Sumut, Sumbar dan Aceh tiba di Urumqi, Provinsi Xianjiang, pada Senin (11/05/2026). Delegasi melaksanakan sejumlah agenda, termasuk berkunjung ke Xianjiang Islamic Institute. 

Ulama Islam, akademisi dan tokoh masyarakat yang ikut di antaranya Ketua Umum Perhimpunan INTI dr Indra Wahidin, Ketua MUI Sumatera Utara Maratua Simanjuntak, Ketua MUI Kota Medan Hasan Matsum, Rektor Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Nurhayati, Ketua Badan Pembina Harian (BPH) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Agussani, Ketua Yayasan Panca Budi Siti Khadijah, Perwakilan Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Panca Budi Ahmad Baqi Arifin, Ketua Muhammadiyah Aceh Abdul Malik Musa, serta Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau Sumatera Barat Fauzi Bahar.   

Xianjiang Islamic Institute berdiri megah di Kota Urumqi, Provinsi Xianjiang, Tiongkok. Fasilitasnya begitu lengkap. Ada kantin sekolah yang setiap harinya menyiapkan menu makanan sehat bagi mahasiswa. Tak perlu risau, mahasiswa ini mendapatkan jatah makan gratis dari negara.  

Mereka mendapatkan sekitar 900 Yuang setiap bulannya atau jika dirupiahkan, mereka mendapat uang bantuan sekitar Rp 2,2 juta dari negara setiap bulannya selama menuntut ilmu. 

Demikian dengan tempat tinggal. Ada asrama dengan fasilitas memadai untuk mereka. Tempat tidur, meja belajar hingga pemanas ruangan disiapkan untuk mereka. 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved