Sumut Terkini
Penyintas Banjir Tapteng Mengeluh Belum Dapat Bantuan Jadup, Gubsu Bobby: Anggaran Sudah Ada
Menurutnya, Pemkab Tapteng satu diantara daerah yang sering didampingi dalam hal penerimaan bantuan dari pemerintah pusat.
Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- Gubernur Sumut (Gubsu) Bobby Nasution mengatakan, banyak menerima keluhan warga terkait bantuan pascabencana di Desa Lubukampolu, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).
Menurut Bobby Nasution, banyak penyintas banjir yang mengeluh belum menerima bantuan jatah hidup (Jadul) dan Hunian Sementara (Huntara)
Untuk itu Bobby Nasution menegaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut telah menyiapkan anggaran dan berkomitmen menyalurkan bantuan secara tepat sasaran.
"Untuk bantuan itu anggarannya sudah ada. Kami dari Pemerintah Provinsitinggal menunggu datanya. Jadi jangan dibilang kami nggak ngasi (menyalurkan). Makanya tanya ke pak camat (masing-masing)"jelasny dalam keterangan tertulis, Selasa (14/4/2026).
Bobby menekankan pentingnya validitas data sebagai dasar penyaluran bantuan.
Ia meminta pihak Pemkab berperan aktif dalam.pendataam.
"Itu sudah disampaikan dari Kementerian Dalam Negeri, bahwa soal bantuan perlu data yang valid. Dan itu datanya ada di kabupaten/kota, dimana ada beberapa daerah yang cepat menerima bantuan. Tetapi ada juga yang belum menerima," jelasnya.
Menurutnya, Pemkab Tapteng satu diantara daerah yang sering didampingi dalam hal penerimaan bantuan dari pemerintah pusat.
"Kami dari provinsi (perannya) terus melakukan pendampingan, seperti di Tapteng termasuk yang paling sering kami dampingi," tegasnya.
Dikatakannya, data korban bencana tidak hanya berdasarkan jumlah jiwa, tetapi juga harus memuat klasifikasi kerusakan hunian secara detail, mulai dari rusak ringan hingga rusak berat.
"Kalau ada yang bilang mereka layak mendapatkan bantuan (hunian), itu klasifikasinya kembali lagi ke pemerintah setempat, bagaimana mereka melihat itu.
Misalnya ada yang rusak ringan dan tidak harus pindah, ada yang rusak berat dan sebagainya. Nah itu tergantung dari Kepala Desa, Camat dan Bupati, termasuk data keriguan mebeuler (perabotan rumah tangga)," jelasnya.
Terkait keluhan warga yang belum menerima bantuan, Bobby meminta seluruh jajaran pemerintah daerah agar lebih serius dan konsisten dalam melakukan pendataan.
"Pesan saya untuk kepala desa, camat dan kepala daerah, sering-sering melototi (memeriksa) data masyarakat. Kalau bisa saat bangun tidur atau sebelum tidur. Dicek datanya, berapa yang belum dapat bantuan. Itu jadi menu harian dan alaram pagi, alarm tidur malamnya itu," jelasnya.
(Cr5/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| 93 Persen Anak Indonesia Kena Karies, Orang Tua Waspada Kandungan Susu Formula |
|
|---|
| Derita Korban Banjir Sumut Belum Usai, Sejumlah Bantuan Masih Terus Berdatangan |
|
|---|
| KPID Sumut Buka Seleksi Pemilihan Anggota 2026–2029, Catat Tanggal dan Persyaratannya |
|
|---|
| Mutasi Kejagung, Muhibuddin Jabat Kajati Sumut Menggantikan Harli Siregar |
|
|---|
| Nasib Honorer DPRD Deli Serdang Tak Jelas, Berbulan-bulan Kerja Tanpa Gaji |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Bantuan-Jandup-Gubernur-Sumut-Bobby.jpg)