Sumut Terkini

Viral, Lembu Masuk ke Jalan Tol Teluk Mengkudu, Jasamarga Evakuasi Hingga Semprot Pemiliknya

Beredar di media sosial sejumlah hewan ternak lembu berkeliaran di ruas Jalan Tol KM 70, Ruas Tol Medan–Kualanamu–Tebing Tinggi (MKTT).

|
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA/INSTAGRAM @tkpmedan
LEMBU BERKELIARAN - Jepretan layar sejumlah hewan ternak jenis lembu berkeliaran di ruas jalan tol KM 70, Ruas Tol Medan–Kualanamu–Tebing Tinggi (MKTT), Jumat (10/4/2026). Pihak Jasamarga meminta maaf, dan sudah menegur pemilik ternak. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Beredar di media sosial sejumlah hewan ternak lembu berkeliaran di ruas Jalan Tol KM 70, Ruas Tol Medan–Kualanamu–Tebing Tinggi (MKTT).

Dalam video, beberapa ekor lembu berada di tengah jalan, dan beberapa di pinggir jalan tol.

Dilihat dari akun Instagram @tkpmedan, pengendara yang merekam, terdengar kesal karena bukan cuma keliaran, tapi hewan ternak juga buang air besar di jalan.

Menanggapi hal ini, Direktur Utama
PT Jasamarga Kualanamu Tol, Thomas Dwiatmanto mengatakan, pihaknya merespon cepat kejadian tersebut.

Ia menyebut kejadian berlangsung pada Jumat 10 April kemarin, sekira pukul 14:40 WIB, dan langsung dievakuasi 10 menit setelahnya, usai mendapat laporan.

"Penanganan tuntas dilakukan oleh petugas operasional ruas Tol MKTT dengan cara mengeluarkan hewan ternak dari area jalan tol,"kata Direktur Utama PT Jasamarga Kualanamu Tol, Thomas Dwiatmanto, Selasa (14/4/2026).

Sesudah mengevakuasi lembu dengan cara menggiring keluar dari ruas jalan Tol, pihak Jasamarga mencari pemiliknya.

Ketika ditemukan, mereka memberikan teguran keras agar pemilik menjaga hewan ternaknya agar tidak menggangu keamanan, hingga membahayakan pengendara.

Untuk meningkatkan pengawasan, Thomas mengatakan pihaknya melakukan observasi dan patroli pada titik-titik yang dinilai rawan dilintasi hewan ternak, khususnya di sekitar area _interchange_ dan di sepanjang ruas tol MKTT. 

Mereka juga akan kembali melakukan sosialisasi ke masyarakat, khususnya pemilik ternak di sekitar ruas tol yang tergolong rawan, untuk meningkatkan kesadaran pentingnya menjaga hewan ternak agar tidak memasuki area jalan tol.

"PT Jasamarga Kualanamu Tol pun menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh pengguna jalan tol akibat kejadian tersebut."

 

(cr25/Tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved