Sumut Terkini
Sejumlah Penerbangan AirAsia Terganggu, Penumpang Tujuan Medan Keluhkan Jadwal Berubah
Kondisi ini disebut berkaitan dengan kenaikan harga avtur yang berdampak pada operasional maskapai.
Penulis: Husna Fadilla Tarigan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Sejumlah penerbangan Indonesia AirAsia mengalami pembatalan dan penyesuaian jadwal dalam beberapa hari terakhir.
Kondisi ini disebut berkaitan dengan kenaikan harga avtur yang berdampak pada operasional maskapai.
Salah seorang penumpang, Tata (35), mengaku mengalami perubahan jadwal yang membingungkan saat hendak terbang dari Kuala Lumpur menuju Bandara Kualanamu, Selasa (7/4/2026).
Ia mengatakan, awalnya membeli tiket dengan jadwal keberangkatan pukul 21.20 waktu Malaysia (MYT) pada 7 April 2026.
Namun, tiga hari sebelum keberangkatan, ia mengecek ulang jadwal di aplikasi dan mendapati perubahan menjadi pukul 04.10 MYT.
“Karena sudah berubah, saya sesuaikan. Saya datang lebih awal ke bandara,” ujarnya.
Namun, setibanya di bandara dan melakukan check-in mandiri, jadwal kembali berubah menjadi 8 April 2026 pukul 04.10 MYT.
“Saya ya nggak mau lah, kan sudah di bandara dari jam 1 dini hari, bawa anak kecil lagi. Jadi komplain lah kok saya jadi luntang-lantung begini,” ungkapnya.
Setelah melalui perdebatan dengan petugas, Tata akhirnya tetap bisa diberangkatkan dan tiba di Bandara Kualanamu.
Tata menilai perubahan jadwal yang terjadi mendadak tanpa kepastian membuat penumpang dirugikan, terutama bagi yang membawa anak atau memiliki keterbatasan waktu.
Sementara itu, pihak Indonesia AirAsia dalam pernyataan resminya menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami penumpang akibat penyesuaian jadwal di sejumlah rute, baik domestik maupun internasional.
Maskapai menjelaskan, penyesuaian tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keberlangsungan layanan di tengah tekanan biaya operasional yang meningkat, terutama akibat kenaikan harga avtur dan komponen operasional lainnya.
Indonesia AirAsia juga mengapresiasi langkah pemerintah dalam menjaga keseimbangan industri penerbangan, seperti kebijakan penyesuaian fuel surcharge dan insentif lainnya.
Namun, tekanan biaya dinilai masih signifikan sehingga maskapai perlu melakukan rasionalisasi kapasitas dan penyesuaian operasional secara bertahap.
Pelaksana Tugas Direktur Utama Indonesia AirAsia, Capt. Achmad Sadikin, menyatakan pihaknya memahami situasi yang dihadapi penumpang dan berupaya memberikan penanganan terbaik.
| Pengcab PJSI Medan Resmi Dikukuhkan, Targetkan Prestasi di Porprov 2026 |
|
|---|
| Melarat Hidup Istri Polisi di Padangsidimpuan, Ditipu Kini Gaji 300 Ribu, Anak Kerja Cuci Gosok |
|
|---|
| Sehari setelah Istri Bebas, Risdianto Suami Anggota DPRD Padangsidimpuan Resmi Ditahan Kejaksaan |
|
|---|
| Tingkat Pengangguran di Tanjungbalai Turun 3,81 Persen |
|
|---|
| Pria di Pangkalan Susu Ditangkap, Simpan Sabu Seberat 3,59 Gram dan 8 Butir Amunisi Senjata Api |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/PESAWAT-AIRASIA-Pesawat-Indonesia-AirAsia-QZ-526.jpg)