Sumut Terkini
Rekonstruksi Pembunuhan Istri di Kisaran, Ibu Korban Histeris Lihat Pelaku Peragakan Aksinya
Rekonstruksi dugaan pembunuhan yang dilakukan oleh seorang pria Muhammad Ali (29), terhadap suaminya Ananda Isnaini Putri.
Penulis: Alif Al Qadri Harahap | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, KISARAN - Rekonstruksi dugaan pembunuhan yang dilakukan oleh seorang pria Muhammad Ali (29), terhadap suaminya Ananda Isnaini Putri(20) digelar, Kamis (2/4/2026).
Rekonstruksi yang dilakukan di dua lokasi ini, dipimpin oleh Kanit Jatanras Polres Asahan, IPDA Asido Nababan.
Dalam rekonstruksi di lokasi pertama, tepatnya di tempat usaha milik pelaku di Jalan Ir Sutami, dilakukan rekonstruksi pertama yang dihadiri oleh ibu korban.
Ketika pelaku dihadirkan ke lokasi, keluarga korban langsung histeris.
Ibu korban tampak nangis dan histeris ketika melihat pelaku dihadirkan dihadapannya.
Makian dan cacian tak dapat terhindari, serta teriakan pembunuh terlontar dari mulutnya atas kekesalan yang dirasakan akibat kehilangan nyawa korban.
"Bunuh saja si pembunuh itu," teriak masyarakat yang menonton berjalannya rekonstruksi.
Kini petugas masih melakukan rekonstruksi peragaan ke 7 dan kini masih melanjutkan rekonstruksi hingga reka adegan selesai.
Sebelumnya, Ananda Isnaini Putri meninggal dunia Senin (2/2/2026) dini hari, Jalan Batu Asah, Kelurahan Sidodadi, Kisaran Barat, Kabupaten Asahan.
Kasat Reskrim Polres Asahan, AKP Imanuel Simamora mengaku, pengungkapan kasus ini bermula dari masyarakat yang curiga dengan kematian korban.
Penyelidikan dilakukan oleh petugas, dan mengamankan pelaku yang saat itu berada di rumah duka.
Kata Kasat Reskrim Polres Asahan, pelaku sempat mengelak dan tidak mengakui perbuatannya hingga mengaku bahwa korban terjatuh dari sepeda motor.
"Korban sempat dibawa ke RSUD Kisaran, sudah dirumah duka, dan kami lihat dari hasil pemeriksaan menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," jelas Kasat Reskrim Polres Asahan, Rabu (4/2/2026).
Karena ada tanda-tanda kekerasan, petugas langsung menelepon keluarga korban dan atas persetujuan keluarga korban, dilakukan otopsi ke rumah sakit Bhayangkara Tebing Tinggi.
"Dari hasil otopsi, korban meninggal dunia akibat kekerasan benda tumpul yang mengakibatkan patah tulang iga, dan robekan organ hati hingga menimbulkan mati lemas," katanya.
| Tepat Waktu, Bupati Samosir Sampaikan LKPD 2025 ke BPK Sumut |
|
|---|
| Apresisasi Gerindra Tapsel untuk Gus Irawan, Rocky: Huntap Cepat Berkat Data Presisi |
|
|---|
| Tak Akui Perbuatan, Hal yang Beratkan Eks Kadis PUPR Sumut Topan Ginting Korupsi Jalan |
|
|---|
| Putri Ketua BPD Batubara Diduga Dibawa Kabur Kekasihnya, Keluarga Sudah Lapor ke Polisi |
|
|---|
| Dinkes Siantar Mulai Ambil Sampel ke SPPG yang Sempat Disetop karena SLHS |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Polisi-melakukan-rekonstruksi-dugaan-pembunuhan-terhadap-korban.jpg)