Sumut Terkini

Pelajar di Samosir Ditemukan Meninggal Dunia, Polisi Ungkap Kronologis

Selanjutnya, ibu dan saudari korban ikut serta berteriak histeris melihat peristiwa tersebut. 

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Ayu Prasandi
Instagram
Ilustrasi Meninggal Dunia 

TRIBUN-MEDAN.com, PANGURURAN- Seorang pelajar inisial PJS (16) ditemukan meninggal dunia di rumahnya tepatnya di Desa Huta Ginjang, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir kemarin, Senin (30/3/2026). 

Kapolsek Simanindo Iptu Ramadan Siregar mengutarakan, pria yang gantung diri tersebut masih pelajar. Yang melihat peristiwa itu pertamakali adalah ayahnya sendiri, pria inisial TS (63). 

"Saksi yang pertamakali melihat peristiwa tersebut adalah ayah kandungnya sendiri, TS (63). Selain itu, ibunya inisial BAS (41) dan saudari korban inisial PAS (14)," terang Iptu Ramadan Siregar. 

Selanjutnya, ia tuturkan kronologi kejadiannya. 

"Pada Senin (30/3/2026) pukul 05.30 WIB, saksi inisial TS bangun tidur dan mencari putranya. Menurutnya, kebiasaan korban pada pukul 05.30 WIB telah berada di dalam kamar mandi," terangnya.

"Kemudian, TS menuju kamar mandi dan menemukan korban dalam posisi tergantung di dalam kamar mandi dalam rumahnya," lanjutnya.

Sontak, ia beteriak dan histeris sambil menurunkan jasad putranya yang gantung diri.

Selanjutnya, ibu dan saudari korban ikut serta berteriak histeris melihat peristiwa tersebut. 

Saudari korban, berlari ke luar rumah meminta pertolongan masyarakat kampung tersebut.

Sontak warga kerubungi lokasi tersebut. Perangkat desa langsung membuat laporan kepada bhabinsa setempat.

Pihak Polsek Simanindo juga datang ke lokasi dan melukai olah TKP. 

"Korban menggunakan tali rafia untuk gantung diri. Kita telah melakukan olah TKP. Pihak keluarga juga menolak dilakukannya otopsi terhadap jasad tersebut," lanjutnya. 

Pihak kepolisian juga mengumpulkan keterangan dari pihak keluarga terdekat korban. Dalam penuturan TS, putranya tidak pernah bercerita tentang keadaannya. JPS dikenal sebagai sosok pendiam dan pemalu 

"Ayahnya sampaikan, anaknya adalah anak yang pendiam dan pemalu. Korban masih pelajar," tuturnya. 

"Mayat sudah diturunkan dan direbahkan di ruang tamu diselimuti dengan Ulos Batak. Tidak di temukan benda-benda mencurigakan di TKP," pungkasnya. 

(cr3/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved