Sumut Terkini
GUBERNUR Bobby Salahkan Lambatnya Pemkab Tapteng, Pembangunan Huntara dan Huntap Jadi Lama
Bobby Nasution sudah berkali-kali meminta ke Bupati Tapteng untuk melengkapi administrasi secara terstruktur.
Ringkasan Berita:- Gubernur Bobby Nasution sudah berkali-kali meminta ke Bupati Tapteng untuk melengkapi administrasi secara terstruktur.- Pemkab Tapteng cukup lambat dalam hal pendataan, sehingga pembangunan huntara dan huntap prosesnya cukup lama.- Menurutnya, untuk mendapatkan bantuan bencana mulai dari Huntap, Huntara,Dana Tunggu Hunian dan lain-lain harus mempunyai data korban yang lengkap.
TRIBUN-MEDAN.com - Gubernur Sumut Bobby Nasution secara blak-blakan menyalahkan Pemkab Tapanuli Tengah yang lambat dalam mengurus administrasi, sehingga proses pembangunan Hunian Sementara (Huntara) dan Hunian Tetap (Huntap) jadi lama.
Bobby Nasution sudah berkali-kali meminta ke Bupati Tapteng untuk melengkapi administrasi secara terstruktur.
Namun, Pemkab Tapteng cukup lambat dalam hal pendataan, sehingga pembangunan huntara dan huntap prosesnya cukup lama.
"Sudah saya sampaikan ke Bupati Tapteng, bahkan asisten kami sudah kami letakkan di sana, untuk benar-benar membantu. contoh administrasi, semua kebijakan itu semua data itu pak Basarin (Asisten Pemerintahan) kita letakkan di sana. Semua data itu perlu terkonfirmasi," katanya usai menghadiri rapat Paripurna di DPRD Sumut, Senin (30/3/2026).
Baca juga: KEJAGUNG Jelaskan Duduk Perkara Amsal Sitepu Terlibat Korupsi, Bukan Soal Skill, Ada Manipulasi RAB
Menurutnya, untuk mendapatkan bantuan bencana mulai dari Huntap, Huntara,Dana Tunggu Hunian dan lain-lain harus mempunyai data korban yang lengkap.
"Mulai dari KTP, KK yang hilang, semua perlu dikonfirmasi. Cara mengkonfirmasi itu membuat SK Kepala Daerah di tingkat bupati kota. Namun Tapteng cukup lambat. Dan saaat ini hanya tinggal Tapteng datanya belum lengkap," terangnya.
Sementara diakuinya, bantuan dalam bentuk apapun itu selalu ada. Dan selalu dikucurkan, jika pendataan lengkap dilakukan.
"Bantik terus menerus ready. cuman kalau dikucurkan itu harus ada datanya. Data itu harus ada SK Kepala Daerah. ini hanya tinggal Taptenh yang datanya masih kurang,"jelasnya.
Baca juga: Lakukan Pungli BHL Dinas SDABMBK Deli Serdang Langsung Dipecat
Tenda Bantuan Sudah Tak Terlihat
Area pengungsian di Simpang Tanah Merah Kelurahan Hutanabolon-Sipange, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah terlihat sudah kosong.
Tidak ada lagi tenda-tenda yang bertuliskan Bantuan dari Kementerian Sosial, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan lain-lain.
Di area yang dulunya dijadikan tempat pengungsian itu, hanya ada hamparan datar pasir-pasir serta bambu-bambu panjang bekas penyanggah tenda.
Selain itu ada beberapa bangunan yang tak lagi digunakan penyintas banjir seperti toilet umum yang terlihat lantainya sudah kering, layaknya tidak pernah digunakan lagi.
Area loundry gratis yang sudah tidak ada isinya serta beberapa bangunan Huntara, yang dianggap masyarakat sebagai bangunan dari pemerintah yang gagal.
Baca juga: SIARAN Langsung Timnas Indonesia Vs Bulgaria Jam 20.00 WIB, Pantau Hasil Cepatnya di Sini
| Lakukan Pungli BHL Dinas SDABMBK Deli Serdang Langsung Dipecat |
|
|---|
| Mendagri Instruksikan Daerah Kaya di Sumut Hibahkan Dana ke Aceh, Begini Kata Gubsu Bobby |
|
|---|
| Wacana Belanja Pegawai Dipangkas 30 Persen, BKD Sumut Pastikan Tak Ada PHK PPPK |
|
|---|
| Retribusi Sektor Pariwisata Samosir Sumbang PAD Rp 2,26 Miliar selama 12 Hari Libur |
|
|---|
| Lonjakan Meninggkat, Arus Kendaraan di Tol Medan-Kualanamu-Tebing Naik 25 Persen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Bobby-merespon-soal-wacana-WFH-satu-hari-dalam-seminggu.jpg)