Sumut Terkini

NASIB Malang Menimpa Rizky Maulana, Driver Ojol Kena Begal di Depan Kantor Kejaksaan Tinggi Sumut

Nasib malang menimpa Rizky Maulana (28), seorang driver ojek online (Ojol) yang sehari-hari mencari nafkah di Kota Medan, Sumatera Utara.

Editor: AbdiTumanggor
TRIBUN MEDAN/Haikal Faried Hermawan
DRIVER OJOL DIBEGAL - Rizky Maulana (28), Driver Ojek Online (Ojol) menjadi korban pembegalan menceritakan bahwa ia dibegal oleh dua orang pria diduga pelaku begal di Jalan AH. Nasution, Selasa (17/3/2026) 

TRIBUN-MEDAN.COM - Nasib malang menimpa Rizky Maulana (28), seorang driver ojek online (Ojol) yang sehari-hari mencari nafkah di Kota Medan, Sumatera Utara.

Ia menjadi korban begal bersenjata tajam tepat di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Jalan AH Nasution ( Asrama Haji Medan), pada Selasa (17/3/2026) dini hari sekitar pukul 03.30 WIB.

Rizky menceritakan bahwa peristiwa itu terjadi ketika ia melintas dari Jalan AH Nasution menuju Jalan Ngumban Surbakti, Setia Budi Medan.

Saat berada di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Sumut, tiba-tiba dua pria tak dikenal dengan satu sepeda motor menghadangnya.

Salah seorang pelaku mengacungkan senjata tajam jenis parang, sementara yang lain langsung merampas kunci motor Honda Vario 125 BK 3878 AMT miliknya.

Korban sempat berusaha melawan dengan menepis tangan pelaku, namun ia ditendang hingga terjatuh.

Dalam kondisi terjatuh, Rizky mencoba bangkit dan berusaha merebut kembali motornya.

Namun, pelaku yang memegang parang langsung menebaskan senjata ke arahnya.

Rizky berhasil menghindar, tetapi motornya dibawa kabur menuju arah Kompleks TNI AU dan menghilang di gang sekitar.

DRIVER OJOL DIBEGAL - Rizky Maulana (28), Driver Ojek Online (Ojol) menjadi korban pembegalan menceritakan bahwa ia dibegal oleh dua orang pria diduga pelaku begal di Jalan AH. Nasution, Selasa (17/3/2026)
DRIVER OJOL DIBEGAL - Rizky Maulana (28), Driver Ojek Online (Ojol) menjadi korban pembegalan menceritakan bahwa ia dibegal oleh dua orang pria diduga pelaku begal di Jalan AH. Nasution, Selasa (17/3/2026) (TRIBUN MEDAN/Haikal Faried Hermawan)

Motor yang dirampas oleh pelaku begal merupakan satu-satunya alat transportasi sekaligus sumber penghasilan Rizky sebagai driver ojol.

Kehilangan kendaraan tersebut bukan hanya kerugian materi, tetapi juga mengancam keberlangsungan pekerjaannya sehari-hari.

Selain itu, kejadian ini menimbulkan rasa tidak aman bagi masyarakat, terutama para pekerja malam seperti pengemudi ojol yang sering melintas di jalanan sepi pada jam rawan.

Kota Medan, yang merupakan kota besar, siang malam masyarakat melakukan kegiatan mencari nafkah.

Bukan seperti daerah lainnya, di atas jam 22.00 WIB, masyarakat sudah tidur di rumah.

Dengan kondisi seperti ini, seharusnya keamanan masyarkat bisa lebih terjaga.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved