Sumut Terkini

Klaim Progres Huntara 90 Persen, Pemprov Sumut Optimis Penyintas Tak Lagi Mengungsi Saat Lebaran

Basarin juga optimis tidak ada lagi penyintas banjir di Sumut yang tinggal di pengungsian saat Lebaran Idul Fitri mendatang.

Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/Anisa Rahmadani
Huntara di Tapsel- Penampakan Halaman di setiap unit Huntara di Desa Napa, Kecamatan Batang Toru Kabupaten Tapsel, beberapa waktu lalu. Pemprov Sumut klaim pembangunan Huntara sudah mencapai 90 persen. 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Basarin Yunus Tanjung mengatakan, pembangunan Hunian Sementara (Huntara) di daerah bencana sudah rampung 90 persen.

Basarin juga optimis tidak ada lagi penyintas banjir di Sumut yang tinggal di pengungsian saat Lebaran Idul Fitri mendatang.

Basarin menargetkan, percepatan penanganan pasca bencana hingga penyintas zero di pengungsian.

Sejauh ini kata Basarin sudah ada ratusan pengungsi yang masuk ke Huntara tersebut. Dan masih ada Ribuan Huntara yang bakal siap huni. 

"Untuk keseluruhan progress pembangunan Huntara sudah masuk di angka 90-an persen, kita harap sebelum Lebaran, pengungsi sudah tidak lagi di tenda,”jelasnya, Kamis (12/3/2026).

Dikatakannya, seluruh pihak harus menjaga kolaborasi dalam mempercepat pemindahan pengungsi dari tenda ke hunian sementara. 

"Karena percepatan penanganan bencana membutuhkan dukungan dan kerja sama dari berbagai pihak," ucapnya.

Selain penyediaan huntara, Kata Basarin, para pengungsi juga menerima Dana Tunggu Hunian (DTH).

Bantuan ini ditujukan bagi pengungsi yang memilih tidak tinggal di Huntara.

"Proses penyaluran DTH sudah berlangsung dan akan terus di cairkan sesuai kelengkapan BNBA atau By Name By Address," terangnya. 

Berdasarkan catatan Pemprov sumut, beberapa titik Huntara telah dihuni masyarakat terdampak bencana diantaranya di Lapangan Bola Simarpinggan, Kecamatan Angkola Selatan tersedia 186 unit.

Kemudian, Dusun Aek Latong, Desa Marsada, Kecamatan Sipirok sebanyak 118 unit. Lalu PTPN IV Regional I Afdeling III Kebun Batang Toru, Desa Napa sebanyak 129 unit. 

Lanjut, daerah Adiankoting 40 unit, Asrama Haji Pinangsori 52 unit, Lahan Balerong Pasar Tukka 12 unit, serta Lahan Rusunawa Pandan sebanyak 90 unit. 

(Cr5/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved