Panen Bawang Putih di Lintongnihuta, Dorong Swasembada Pangan 

Penanaman pada tanggal 30 September 2025 lalu menghasilkan panen yang tergolong bagus dan cukup memuaskan.

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Eti Wahyuni
TRIBUN MEDAN
Panen bawang putih di Desa Nagasaribu I, Kecamatan Lintongnihuta, Kabupaten Humbahas pada Jumat (20/2/2026). 

TRIBUN-MEDAN.com, DOLOKSANGGUL - Beberapa waktu lalu, masyarakat Desa Nagasaribu I, Kecamatan Lintongnihuta yang tergabung dalam kelompok tani Muda Djaya panen bawang putih.

Penanaman pada tanggal 30 September 2025 lalu menghasilkan panen yang tergolong bagus dan cukup memuaskan.

Kepala Desa Nagasaribu I Rickjaksan Tambunan menyampaikan terima kasih kepada Bupati Humbahas Oloan Nababan yang turut serta menanam dan memanen bawang putih tersebut.

"Pak Bupati Oloan Nababan tidak hanya ikut memanen, tapi ia ikut juga menanam pada bulan November 2025 lalu," ujar Rickjaksan Tambunan, Minggu (22/2/2026).

"Ini menjadi motivasi bagi kami. Kami juga berharap, kelompok tani masih menginginkan benih bawang merah," sambungnya.

Ia juga mengatakan, panen pada hari Jumat (20/2/2026) lalu, hasil panennya cukup memuaskan.

Selanjutnya, Bupati Humbahas Oloan Nababan menuturkan, penanaman bawang putih ini demi mewujudkan swasembada pangan dan mengurangi ketergantungan impor komoditi bawang putih.

Ia menambahkan, untuk pengembangan komoditi bawang putih pada dasarnya kelompok tani, perlu mendapatkan perhatian khusus, bantuan serta dukungan serius dari pemerintah.

Baca juga: Salah Satu Komoditi Strategis, Humbahas Kembangan Pertanian Bawang Putih 

"Melihat hasil panennya kemarin, kita senang. Sangat luar biasa berkat Tuhan. Keberhasilan pertanian ini, atas kebersamaan petani dengan dukungan penuh pemerintah," terangnya.

"Kita akan terus mengembangkan pertanian di Humbahas ini termasuk bawang putih dan bawang merah, demi kesejahteraan masyarakat," sambungnya.

Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Tukka Siahaan, menjelaskan bahwa hasil panen tersebut akan dijadikan benih dan akan disertifikasikan UPT Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumut.

Langkah menjadikan hasil panen sebagai bibit kembali juga dinilai mampu menekan biaya produksi," pungkasnya.

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved