Kurangi Impor, Dua Poktan di Humbahas Ditargetkan Jadi Penghasil Bawang Putih

Ia mengutarakan, program penanaman bawang putih tersebut sejalan dengan program Presiden RI Prabowo Subianto soal ketahanan pangan.

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Eti Wahyuni
Tribun Medan/HO
Bupati Humbahas Oloan Nababan bakal mengembangkan pertanian bawang putih di kawasan Food Estate di Desa Riaria, Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbahas. 

TRIBUN-MEDAN.com, DOLOKSANGGUL - Bupati Humbahas Oloan Nababan menargetkan dua kelompok tani (poktan) yang baru saja menanam bawang putih dapat mengurangi impor bawang putih ke Sumatera Utara.

Poktan Subur Rabang Nauli di Desa Parsingguran I dan Poktan Dosroha Desa Hutapaung berlokasi di Desa Parsingguran II Kecamatan Pollung sama-sama melakukan penananam benih bawang putih, kemarin, Senin (15/9/2025).

Ia mengutarakan, program penanaman bawang putih tersebut sejalan dengan program Presiden RI Prabowo Subianto soal ketahanan pangan.

“Jika kita berbicara dengan ketahanan pangan, maka kita harus perkuat dulu ketahanan pangan dari desa, maka secara luas akan memberikan dampak dan pengaruh terhadap ketahanan pangan secara nasional," ujar Oloan Nababan, Selasa (16/9/2025).

Baca juga: Bawang Merah Jadi Penyebab Inflasi di Siantar dan Labuhanbatu per Agustus 2025

"Mewujudkan swasembada pangan itu, kita bersatu dan saling kompak dalam mendukung program tersebut,” sambungnya.

Ia berharap, budidaya dan produksi bawang putih kembali berlangsung. Menurutnya, hal ini bertujuan mewujudkan swasembada pangan dan mengurangi ketergantungan atau impor komoditas bawang putih.

"Maka untuk pengembangan komoditi bawang putih, pada dasarnya kelompok tani perlu mendapatkan perhatian dan bantuan dari pemerintah mau pun swasta melalui edukasi, pendampingan, serta bantuan sarana dan prasarana pertanian," sambungnya.

Ia menerangkan, dana APBN Kementerian Pertanian tahun 2025 ini telah memberikan bantuan sarana produksi per hektar,  benih bawang putih sebanyak 1 ton, mulsa 10 rol dan pupuk anorganik 1,1 ton kepada Poktan Subur Rabang Nauli, yang merupakan kelompok tani pelaksana budidaya bawang putih.

"Pada tahun 2025, Humbahas ditargetkan menjadi penghasil benih bawang putih dan konsumsi guna mendukung swasembada bawang putih, baik di tingkat provinsi mau pun nasional," sambungnya.

Bantuan yang sama juga diserahkan kepada Poktan Dosroha yang merupakan kelompok tani penangkar benih bawang putih.

"Ke depannya, Poktan Dosroha diharapkan mampu menjadi penangkar benih bawang putih untuk mendukung ketersediaan benih bawang putih bersertifikat di Humabahas," lanjutnya.

Dikatakan lagi, hasil panen bawang putih ini, nantinya akan disertifikasi oleh UPT Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Utara untuk dijadikan benih kembali.

“Kita sangat bersyukur dan mengucapkan terimakasih dan memberikan apresiasi yang setinggitingginya kepada mentan atas perhatian dan bantuan kepada kelompok tani," lanjutnya.

"Harapan kita bersama,  agar ke depannya kelompok tani sebagai pelaksana kegiatan budidaya mampu mendukung ketersediaan benih bawang putih bersertifikat di Humbahas," pungkasnya.

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved