Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap 2 Habiskan Anggaran Rp 1,2 Triliun
Menurutnya, pembangunan tahap dua ini, adalah bangunan Sekolah Rakyat yang permanen. Berbeda dengan pembangunan tahap satu.
Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Eti Wahyuni
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pembangunan sekolah rakyat tahap 2 Sumatera Utara dilakukan di lima lokasi. Pembangunan tahap dua ini menghabiskan anggaran Rp 1,2 triliun.
Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Kementerian PU, Kurniawan mengatakan, saat ini persentase pengerjaan gedung-gedung masih di bawah 10 persen.
Menurutnya, pembangunan tahap dua ini, adalah bangunan Sekolah Rakyat yang permanen. Berbeda dengan pembangunan tahap satu.
"Lokasinya ada di lima kabupaten/kota yakni Medan, Deliserdang, Serdangbedagai, Padangsidimpuan dan Tapanuli Selatan," jelasnya.
Kelima sekolah rakyat ini, rata-rata pembangunannga menyesuaikan lokasi Sekolah Rakyat tahap satu.
Baca juga: Tak Ada Penambahan, Dua Sekolah Rakyat di Sumut Bakal Direlokasi
"Jadi Sekolah Rakyat tahap satu ini kan gedungnya peminjaman sementara, tidak permanen. Makanya di tahap dua ini kita bangun sekolah permanennya. Nantinya siswa di SR tahap satu akan pindah ke SR tahap 2," katanya.
Dijelaskannya, dalam sekolah itu akan disediakan berbagai fasilitas. Seperti ruang kelas SD, SMP, SMA, asrama siswa dan guru, laboratorium serta sarana olahraga.
"Untuk setiap sekolah akan menampung 1.080 siswa. Dan ini memang dari lahan kosong jadi bangunannya permanen. Mudah-mudahan ini rampung di akhir Juni," jelasnya.
Untuk diketahui, di tahun 2025, Sumatera Utara sudah berjalan enam Sekolah Rakyat dengan jumlah rombongan belajar sebanyak 25 kelas dan total siswa sebanyak 625 orang.
Sedangkan lokasi Sekolah Rakyat di enam kabupaten/kota di Sumut, yakni di Medan dua Sekolah Rakyat masing-masing di Sentra Bahagia Kementerian Sosial RI serta di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas.
Kemudian, Sentra Insyaf Kementerian Sosial RI di Deliserdang, Kampus V Universitas Islam Negeri Sumut di Tebingtinggi, Kompleks SMKN Pertanian Padangsidimpuan, dan eks Balai Latihan Kerja di Tapanuli Selatan.
| Tak Ada Penambahan, Dua Sekolah Rakyat di Sumut Bakal Direlokasi |
|
|---|
| Sekolah Rakyat di Deliserdang sedang Dibangun, Dilengkapi Rumah Ibadah dan Lab |
|
|---|
| Pemko Siantar Tunggu Instruksi Pemerintah Pusat terkait Sekolah Rakyat |
|
|---|
| 10 Persen Siswa di Sekolah Rakyat Sentra Bahagia Belum Pandai Membaca, Guru: Tantangan bagi Kami |
|
|---|
| Rekomendasi Sekolah Rakyat Cepat Keluar, Bupati Deliserdang Apresiasi PTPN 1 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/SEKOLAH-RAKYAT-Pihak-kontraktor-yang-menjadi-rekanan.jpg)