Sumut Terkini
Daerah Luar Sumut Sering Minta Supply Bapok, Gubsu: Jangan Sampai Kita Kekurangan & Harga Meningkat
Dikatakan Bobby Nasution, hal itu dilakukan agar inflasi tetap terkendali dan harga kebutuhan pokok tidak melonjak.
Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- Gubernur Sumut Bobby Nasution meminta seluruh daerah untuk menjaga ketersediaan stok bahan pokok menjelang Ramadan.
Dikatakan Bobby Nasution, hal itu dilakukan agar inflasi tetap terkendali dan harga kebutuhan pokok tidak melonjak.
Menurut Bobby Nasution, peningkatan harga bahan pokok menjelang Ramadan hampir setiap tahun terjadi, karena tingginya permintaan.
“Jaga betul barang-barangnya, seluruh wilayah di Sumut sama-sama puasa, semua meningkat kebutuhan bahan pokoknya,"jelasnya dalam keterangan tertulis yang dilihat, Minggu (8/2/2025).
Bobby juga menyinggung soal seringnya daerah lain meminta supply bahan pokok dari Sumut.
Ia meminta kepala daerah untuk wanti-wanti agar bahan pokok tidak kekurangan di daerah sendiri tersebut.
"Daerah lain sering meminta supply bahan pokok dari kita, jangan sampai kita kekurangan dan harga-harga jadi naik di daerah kita sendiri,” jelasnya.
Bobby Nasution menyarankan salah satu upaya agar bahan pokok tidak keluar ke provinsi lain, yakni dengan memanfaatkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
"Sejumlah komoditas yang kerap menjadi penyebab inflasi di Sumut antara lain cabai, cabai rawit, tomat, bawang merah, daging sapi, telur, dan ayam," katanya.
Menurutnya, BUMD dapat membeli langsung dari petani dengan harga yang bersaing sehingga komoditas tersebut tidak bergerak keluar daerah.
“Perhatikan betul-betul distribusinya, saya juga minta tolong kepada Pak Kapolda dan Pak Kajati ikut memonitor ini, Pemda bisa memanfaatkan BUMD-nya, beli langsung ke petani dengan harga yang kompetitif,” jelasnya.
Diketahui ada enam kesepakatan road map Pengendalian Inflasi Sumut menjelang Ramadan.
Keenam kesepakatan tersebut meliputi peningkatan frekuensi gerakan pasar murah, penambahan pasokan daging sapi/kerbau, serta kerja sama dengan produsen daging ayam ras dan telur.
Selain itu, juga direncanakan pengendalian kenaikan tarif administered price, early warning inflasi, serta kerja sama TPID–SPPG agar menu Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak monoton.
Pemprov Sumut juga akan melakukan Pasar Murah selama Ramadan berlangsung.
(Cr5/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Pengcab PJSI Medan Resmi Dikukuhkan, Targetkan Prestasi di Porprov 2026 |
|
|---|
| Melarat Hidup Istri Polisi di Padangsidimpuan, Ditipu Kini Gaji 300 Ribu, Anak Kerja Cuci Gosok |
|
|---|
| Sehari setelah Istri Bebas, Risdianto Suami Anggota DPRD Padangsidimpuan Resmi Ditahan Kejaksaan |
|
|---|
| Tingkat Pengangguran di Tanjungbalai Turun 3,81 Persen |
|
|---|
| Pria di Pangkalan Susu Ditangkap, Simpan Sabu Seberat 3,59 Gram dan 8 Butir Amunisi Senjata Api |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Harga-Bapok-Jelang-Ramadan-Seorang-pembeli-sedang.jpg)