Sumut Terkini
Warga Asahan Mengaku Diculik hingga Dianiaya dari Lokasi Perkebunan
Selanjutnya, korban melihat dari kejauhan ada seseorang yang melambaikan tangan seperti memanggil dirinya.
Penulis: Alif Al Qadri Harahap | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/Alif Al Qadri Harahap
Muhammad Ilham Syahputra mengalami luka di bagian wajah setelah diduga mendapatkan penganiayaan dari beberapa orang oknum di areal perkebunan yang dikelola kelompok tani Permata Gambut Jaya, Rawa Sari, Aek Kuasan, Kabupaten Asahan, Rabu (4/2/2026).
"Kami sudah membuat laporan ke Denpom Asahan, agar kasus ini segera diproses. Kami juga akan membuat laporan ke Polres Asahan agar penganiayaan yang terjadi kepada anak saya segera di proses," kata Erianto.
Terangnya, pihaknya mengelola lahan tersebut bukan tanpa alas dasar hak, melainkan berdasarkan SK kementrian kehutanan yang mengizinkan kelompok tani Permata Gambut Jaya seluas 2.288 hektare lahan.
"Kami diizinkan mengelola itu berdasarkan hak SK kementrian kehutanan sejak satu Desember 2023," pungkasnya.
(cr2/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
Berita Terkait: #Sumut Terkini
| Bapenda Sumut Targetkan Realisasi Pajak Kendaraan Bermotor Tahun 2026 Rp 1,8 Triliun |
|
|---|
| Pelaku Pencurian Ternak di Kecamatan Pintu Pohan Meranti Diringkus, 3 Tersangka Ditahan |
|
|---|
| Kelompok Tani Gugat Bupati Simalungun ke PTUN Medan soal Penetapan Penerima Kebun Plasma |
|
|---|
| Bank Pelat Merah Pastikan Proses Pengembalian Dana Aek Nabara Sesuai Perkembangan Penyidikan |
|
|---|
| Penyesuaian Harga LPG Non-Subsidi di Sumut, Bright Gas 5,5 Kg Kini Rp111 Ribu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Muhammad-Ilham-Syahputra-mengalami-luka-di-bagian.jpg)