Berita Olahraga

Atlet NPCI Sumut Bersinar di ASEAN Para Games Thailand, Sumbang 15 Emas untuk Indonesia

Atlet NPCI Sumatera Utara sukses mengharumkan nama Indonesia pada ajang ASEAN Para Games (APG) XIII Thailand.

TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
ATLET NPC - Foto bersama Ketua NPC Sumut Alan Sastra Ginting (kanan) dengan Riadi (tengah) dan Nur Ferry (kiri) setelah meraih medali di cabor atletik pada ASEAN Para Games XIII Thailand 2026. Atlet NPC Sumut berkontribusi menyumbangkan 15 medali emas, 13 perak dan 4 perunggu untuk Indonesia di APG XIII Thailand. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Atlet binaan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Sumatera Utara (Sumut) sukses mengharumkan nama Indonesia pada ajang ASEAN Para Games (APG) XIII Thailand yang berlangsung pada 20–26 Januari 2026. Para atlet Sumut tampil gemilang dengan torehan medali yang melampaui ekspektasi dan menunjukkan daya saing tinggi di level Asia Tenggara.

Dari total 15 atlet asal Sumut yang memperkuat kontingen Indonesia, mereka berhasil menyumbangkan 15 medali emas, 13 medali perak, dan 4 medali perunggu. Raihan tersebut pun turut berkontribusi mengantarkan Indonesia di peringkat kedua klasemen dengan perolehan 135 medali emas, 143 perak dan 114 perunggu. 

Sejumlah atlet tampil menonjol dengan pencapaian luar biasa. Nur Ferry Pradana menjadi salah satu bintang dengan meraih tiga medali emas dari cabang atletik nomor Lari 100 meter (T47), 200 meter (T47), dan 400 meter (T47). Sementara itu, Riadi Saputra juga mengharumkan nama Sumut lewat satu medali emas dari Lempar Cakram (F55), medali perak Lempar Lembing (F55), serta medali perunggu Tolak Peluru (F55).

Prestasi gemilang juga ditorehkan Reza P Perangin-angin yang menyumbang dua medali emas dari Lempar Cakram (F44) dan Tolak Peluru (F44), serta satu medali perak dari Lempar Lembing (F44). Rezza Surya Amri turut menambah pundi-pundi medali dengan meraih emas dari Triple Jump (T47) dan perunggu dari Lompat Jauh (T47).

Dari cabang catur, Aisah Wijayanti Brahmana tampil dominan dengan meraih tiga medali emas dari nomor Women’s Individual Rapid B2/3, Women’s Team Rapid B2/3, dan Women’s Team Blitz B2/3. Ia juga menambah koleksi medali dengan satu perak dari Women’s Team Standar B2/3 dan satu perunggu dari Women’s Individual Blitz B2/3.

Khairunnisa menyumbang dua medali emas dari Women’s Team Rapid B2/3 dan Women’s Team Blitz B2/3, serta dua medali perak dari Women’s Team Standar B2/3 dan Women’s Individual Rapid B2/3. Sementara Wilma Margaretha Sinaga meraih satu emas dari Women’s Team Blitz B1 dan dua perak dari Women’s Team Standar B1 serta Women’s Team Rapid B1.

Nasip Parta Simanja turut berkontribusi dengan dua medali perak dari Women’s Team Standar PI dan Women’s Team Rapid PI, serta satu perunggu dari Women’s Individual Rapid PI. Azhar Panjaitan menyumbang satu emas dari Men’s Team Rapid PI dan dua perak dari Men’s Team Standar PI serta Men’s Team Rapid PI.

Di cabang judo, Sahrul Sulaiman sukses meraih medali emas di nomor J1/J2 -81 kg combine. Sementara Marialam Sihotang mempersembahkan medali perak di kelas J1/J2 -52 kg combine, dan Selamat Juanda juga meraih perak dari nomor J1/J2 -95 kg combine.

Ketua NPCI Sumatera Utara, Alan Sastra Ginting, mengapresiasi perjuangan seluruh atlet yang dinilainya telah tampil maksimal membawa nama baik Indonesia dan Sumatera Utara. Ia menyebut seluruh atlet menunjukkan dedikasi tinggi dan sebagian bahkan mampu mencatatkan peningkatan performa pribadi.

“Dari 15 atlet kita ini saya lihat semua atlet yang berangkat ke Thailand itu pasti sangat maksimal berjuang membawa nama baik Indonesia dan Sumatera Utara. Mereka sudah membuktikan dengan raihan emas, perak, dan perunggu, bahkan ada beberapa atlet kita yang mencetak personal best dari hasil pertandingan kemarin, jadi sangat memuaskan,” ujar Alan kepada Tribun Medan. 

Ia menegaskan bahwa raihan 15 medali emas, 13 perak, dan 4 perunggu tersebut telah sesuai dengan target awal yang dipatok NPCI Sumut. Bahkan, tambahan medali emas dari cabang catur membuat target tersebut tercapai secara penuh.

“Raihan Sumatera Utara 15 medali emas, 13 perak, dan 4 perunggu ini sudah sesuai target di awal. Saya sudah sampaikan juga kepada Kadispora Sumut bahwa dari 15 atlet ini insyaallah bisa merebut 15 medali emas, dan alhamdulillah itu tercapai,” katanya.

Meski demikian, Alan mengingatkan para atlet untuk tidak terlena dengan capaian tersebut. Ia menilai persaingan di tingkat ASEAN semakin ketat, terutama dengan kekuatan Thailand dan Vietnam yang terus meningkat. Oleh karena itu, fokus dan persiapan harus terus dijaga untuk menghadapi event yang lebih besar.

“Kita boleh bangga dengan hasil ini, tapi jangan pernah lengah. Tahun ini ada event yang lebih tinggi yakni Asian Para Games. Persaingan sudah semakin meningkat, jadi atlet harus tetap fokus dan mempersiapkan diri sebaik-baiknya,” tegas Alan.

Ia juga berharap prestasi para atlet senior dapat menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda, khususnya atlet pelajar Sumut yang tengah dipersiapkan menuju pemusatan latihan nasional (Pelatnas).

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved