Berita Olahraga
KBI Sumut Genjot Persiapan Atlet, Tes Fisik Formatif Jadi Tolok Ukur Awal Program PPI KONI
Hasil dari tes tersebut nantinya akan menjadi acuan untuk evaluasi perkembangan fisik atlet ke depannya.
Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Pengurus Provinsi Kickboxing Indonesia (KBI) Sumatera Utara (Sumut) mulai menggenjot persiapan atletnya dengan menggelar tes fisik formatif bagi atlet yang tergabung dalam Program Pembinaan Intensif (PPI) KONI Sumut.
Kegiatan tersebut berlangsung di GOR Basket Disporasu, Sabtu (4/4/2026).
Pelatih Kickboxing Sumut, Sadarmawati Simbolon, menjelaskan bahwa tes fisik ini menjadi langkah awal dalam rangkaian program latihan yang telah disusun.
Menurutnya, tes ini bertujuan untuk mengukur kondisi fisik awal para atlet sebelum memasuki fase latihan intensif.
Hasil dari tes tersebut nantinya akan menjadi acuan untuk evaluasi perkembangan fisik atlet ke depannya.
“Tes fisik formatif ini merupakan tahap awal. Setelah ini, sekitar satu bulan hingga satu setengah bulan ke depan, kita akan kembali melakukan tes serupa untuk melihat sejauh mana peningkatan fisik atlet,” ujar pelatih yang akrab disapa Icen tersebut kepada Tribun Medan.
Dari total 10 atlet yang tergabung dalam program PPI, sebanyak sembilan atlet mengikuti tes tersebut. Satu atlet lainnya terpaksa absen karena mengalami cedera.
Icen menambahkan, pada tahap persiapan umum ini pihaknya memang fokus melihat kemampuan dasar fisik para atlet. Setelah menjalani program latihan dalam beberapa pekan, tes lanjutan akan dilakukan untuk memastikan efektivitas program yang dijalankan.
Secara umum, kondisi para atlet dinilai cukup baik. Atlet yang berdomisili di Medan disebut memiliki kondisi fisik yang lebih prima karena rutin menjalani latihan. Sementara atlet yang berasal dari daerah lain masih perlu penyesuaian, meski tetap dalam kondisi bugar.
Untuk menunjang program latihan, tim pelatih tidak hanya memanfaatkan fasilitas di GOR Basket Disporasu, tetapi juga menggunakan R12 Fighting Camp. Hal ini dilakukan karena keterbatasan peralatan di lokasi utama.
“Persiapan umum kita lakukan di GOR Basket Disporasu dan juga di R12 Fighting Camp. Ada beberapa peralatan yang belum lengkap, sehingga kita kombinasikan tempat latihan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Sadarmawati menegaskan pentingnya disiplin bagi seluruh atlet yang tergabung dalam program PPI. Ia mengingatkan agar para atlet tidak cepat berpuas diri, meskipun sudah pernah meraih prestasi di ajang besar.
“Yang terpenting adalah disiplin dan terus mempersiapkan diri. Di PPI ini tidak ada perbedaan, semua atlet sama. Tidak ada istilah juara SEA Games atau juara PON, semuanya harus tetap bekerja keras,” tegasnya.
Melalui program ini, KBI Sumut berharap para atlet mampu meningkatkan kualitas fisik dan performa, sehingga siap bersaing di berbagai ajang nasional maupun internasional mendatang.
(Cr29/tribun-medan.com)
KBI Sumut
| Payabakung FC dan PS Kwarta Raih Kemenangan di Laga Pembuka 6 Besar Liga 4 Sumut |
|
|---|
| NPCI Sumut Jaring 4 Atlet Muda, Siapkan Regenerasi Para Swimming |
|
|---|
| KBI Medan Gelar Open Tournament Kickboxing 2026, Ajang Seleksi Menuju Porprov Sumut |
|
|---|
| Turnamen Ekshibisi PTMSI Gunungsitoli Sukses Digelar, Jadi Ajang Silaturahmi Pecinta Tenis Meja |
|
|---|
| Pelita Medan Soccer Lolos Dramatis ke Enam Besar, Taklukkan Satria Muda FC 3-2 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Foto-atlet-Kickboxing-Sumut-ketika-latihan-rutin.jpg)