Sumut Terkini
Pemprov Sumut bakal Buka Layanan Aduan Kesehatan 24 Jam Tahun Ini, Nama Programnya E-Health
Pemerintah Provinsi Sumut sedang menyiapkan layanan pengaduan masyarakat yang dapat diakses selama 24 jam.
Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Pemerintah Provinsi Sumut sedang menyiapkan layanan pengaduan masyarakat yang dapat diakses selama 24 jam.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan (Bappelitbang) Sumut Dikky Anugrah mengatakan, layanan pengaduan masyarakat ini diperuntukkan untuk seluruh aduan masyarakat tentang rumah sakit terutama dalam program Universal Health Coverage (UHV) atau berobat gratis dengan KTP.
"Kami juga kemarin mendengar keluhan UHC ini, tentu sebagai momen perbaikan, dan kita optimalisasi digitalisasi, jadi ada layanan yang kita siapkan untuk pengaduan yang bisa diakses masyarakat selama 24 jam,” jelasnya, Senin (26/1/2026).
Menanggapi itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut Hamid Rijal Lubis mengatakan, program aduan layanan masyarakat ini dinamakan Electronic Health (E-Health). Namun program ini masih dirancang.
"Sebenarnya untuk pengaduan kita sudah ada layanan di seluruh sosial media @dinaskesehtanpemprovsu. Namun kita ada pengembangan pelayanan itulah namanya E-Health. Program ini akan mulai dilaksanakan tahun ini," jelasnya kepada Tribun Medan, Senin (26/1/2026).
Dikatakannya, nantinya layanan ini akan diperluas melalui Call Center, sosial media dan Hotline.
"Itu semua digabung di dalam website yang dinamakan E-Health," katanya.
Ia tak merinci kapan program ini akan berjalan. Namun, dipastikannya tahun ini sudah bisa diterapkan
"Pokoknya tahun inilah kita targetkan sudah bisa diakses. Tapi selama itu belum selesai, layanan di sosial media kita tetap aktif utuk pengaduan ya," ucapnya.
Hamid juga mengatakan, pihaknya telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) mutu pelayanan.
Hal itu karena, adanya laporan kasus penolakan pasien yang sempat viral di media beberapa waktu lalu, pihaknya telah menurunkan tim ke rumah sakit yang bersangkutan.
“Kami sudah turun di RS dan kami sudah lakukan pengecekan, klarifikasi termasuk pengujian SOP untuk nantinya diambil satu kesimpulan, dari kesimpulan itu akan diambil keputusan atau rekomendasi,” kata Hamid.
(Cr5/tribun-medan.com)
| Gubsu Bobby Klaim Angka Kemiskinan di Sumut Menurun, Ini kata Pengamat |
|
|---|
| Terpidana Korupsi DJKA sebut Beri Uang Rp 425 Juta ke Ipar Jokowi, KPK Benarkan |
|
|---|
| Peneliti Telusuri Jejak Perjuangan Tn Raimbang Sinaga, Calon Pahlawan Nasional dari Simalungun |
|
|---|
| Pemkab Simalungun Kaji PMK Terbaru Soal Koperasi Merah Putih: Kita Hanya Pembinaaan Keuangan |
|
|---|
| Mahasiswi di Kisaran Disekap, Diduga Alami Kekerasan dan Pelecahan oleh Mantan Pacar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Warga-Medan-sedang-mengurus-administrasi-pendaftaran-di-RS-Mitra-Sejati_.jpg)