Banjir dan Longsor di Sumatera
KORBAN Meninggal Bencana Sumatera Tembus 1.000 Jiwa, Aceh 415 Jiwa, Sumut 349 dan Sumbar 242
Korban jiwa bencana banjir dan tanah longsor Sumatera sudah mencapai lebih dari 1.000 jiwa.
TRIBUN-MEDAN.com - Korban jiwa bencana banjir dan tanah longsor Sumatera sudah mencapai lebih dari 1.000 jiwa.
Data terbaru Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sabtu (13/12/2025) sore, korban meninggal di tiga provinsi, Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar), tercatat 1.003 orang.
Korban hilang sebanyak 217 jiwa, dan korban yang luka-luka mencapai 5.400 jiwa.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengonfirmasi ada perubahan jumlah korban jiwa di Aceh dari 411 menjadi 415.
Sementara di Sumut dari 343 menjadi 349, dan di Sumbar dari 241 menjadi 242 jiwa.
Untuk korban hilang menurun dari 226 menjadi 217. Sementara itu untuk pengungsi berkurang dari 884.889 menjadi 654.642 jiwa.
Dari jumlah korban meninggal dunia berdasarkan kabupaten/kota paling banyak tercatat di Kabupaten Agam, Provinsi Aceh, mencapai 184 jiwa.
Data bencana juga menunjukkan bahwa bencana ini juga mengakibatkan fasilitas umum rusak parah.
"Fasilitas umum ada 1.200 yang rusak, 581 fasilitas pendidikan rusak, rumah ibadah 434 unit, fasilitas kesehatan 219 unit, 290 kantor rusak, dan kerusakan 145 jembatan," ujarnya.
Kunjungi Posko Pengungsian Langkat
Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto meninjau korban bencana banjir di Kabupaten Langkat, Sumatra Utara, pada Sabtu (13/12/2025).
Dalam kunjungannya ini, Presiden Prabowo menyatakan pemerintah akan menertibkan pembalakan liar atau penebangan pohon secara ilegal.
Hal itu sebagai respon atas bencana yang melanda tiga provinsi di Sumatra.
Awalnya, Prabowo mengaku mendapat sambutan baik dari para warga, dan ia mengungkap akan mengalokasikan anggaran khusus untuk perbaikan perumahan para korban.
Menurutnya, para korban tegar dan sabar dalam menghadapi bencana tersebut.
"Saya rasa warga tegar, sabar," kata Prabowo kepada wartawan, dikutip dari tayangan YouTube Sekretariat Presiden RI.
| Lebaran di Tenda Pengungsian, Hati Irma Perih Dengar Ratapan Sang Anak, 'Mak Sampai Kapan di Sini?' |
|
|---|
| Prabowo Klaim Tak Ada Lagi Pengungsi di Tenda, Irma Menangis Ditanya Anaknya 'Sampai Kapan di Sini?' |
|
|---|
| Mendagri Pastikan Total 5 Desa Hilang Akibat Bencana Sumatera, 2 di Sumut dan 3 di Aceh |
|
|---|
| Hashim Sebut Presiden Prabowo Buka Ruang Pengajuan Keberatan bagi 28 Perusahaan yang Izinnya Dicabut |
|
|---|
| Bos Danantara Rosan Pastikan Perminas Kelola Tambang Emas Martabe, Perusahaan Lain Segera Dibahas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Presiden-Prabowo-Kunjungi-Pengungsi-di-Langkat_Banjir-di-Langkat_.jpg)