Banjir dan Longsor di Sumut

Hampir 2 Pekan Putus, Polda Sumut dan Polres Tapteng Perbaiki Jembatan Penghubung Tukka-Pandan

Personel gabungan Batalyon A, Sat Brimob Polda Sumut dan Polres Tapteng kembali memperbaiki jembatan putus di Kabupaten Tapanuli Tengah.

|
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/Fredy Santoso
JEMBATAN PUTUS - Momen personel gabungan Batalyon A, Sat Brimob Polda Sumut dan Polres Tapteng kembali memperbaiki jembatan putus di Kabupaten Tapanuli Tengah, tepatnya jembatan Franciskus, Sabtu (6/12/2025). Jembatan ini penting karena penghubung antara Kecamatan Tukka dan Kota Pandan sebagai jalur distribusi bantuan korban bencana di Tukka. 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Personel gabungan Batalyon A, Sat Brimob Polda Sumut dan Polres Tapteng kembali memperbaiki jembatan putus di Kabupaten Tapanuli Tengah.

Kali ini, jembatan yang berhasil diperbaiki ialah jembatan Franciskus yang merupakan penghubung antara Kecamatan Tukka dan Kota Pandan.

Jembatan ini sangat penting karena usai bencana alam yang terjadi pada Selasa 25 November lalu putus.

Sehingga masyarakat khususnya yang tinggal di Kecamatan Tukka terisolasi akibat mobil pembawa sembako, bantuan tak bisa lewat mendistribusikan kepada masyarakat.

Kalaupun ada jalan lain, jaraknya jauh, kurang lebih selama 30 menit perjalanan.

Kasat Samapta Polres Tapanuli Tengah, AKP Kando Hutagalung mengatakan, perbaikan dilakukan sejak Jumat 5 Desember kemarin.

Awalnya, jembatan sempat diperbaiki menggunakan selembar papan yang hanya bisa dilewati motor.

Namun sejak kemarin, usai pihaknya berjibaku, motor maupun mobil bisa melewatinya.

"Sebelumnya, jembatan Franciskus ini terputus akibat banjir bandang beberapa waktu lalu dan jembatan ini tidak bisa dilalui sebelumnya karena terjadi patahan di jembatan tersebut.

Saat ini, kami kerjakan bersama Brimob Polda Sumut, dan Polres Tapteng sejak semalam kita lakukan upaya perbaikan jembatan,"kata Kasat Samapta Polres Tapanuli Tengah, AKP Kando Hutagalung, Sabtu (6/12/2025).

Untuk memperbaiki jembatan, Polisi juga bekerjasama dengan tokoh masyarakat, dan pengusaha pemilik alat berat.

Setelah itu, barulah personel secara cekatan membangunnya kembali.

Usai diperbaiki, Polres Tapteng akan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah agar perbaikan secara menyeluruh.

Sebab, apa yang diperbaiki saat ini sifatnya sementara.

"Sebelumnya jembatan ini tidak bisa dilalui karena terjadi patahan dan masyarakat lebih jauh memutar untuk mencari jalan alternatif 30 menit."

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved