Pembongkar Makam di Simalungun Ternyata Orang Dengan Gangguan Jiwa 

Yang bersangkutan meresahkan warga karena menggali kuburan Alm Atin di TPU Muslim yang berlokasi di Jalan Mawar

Tayang:
Penulis: Alija Magribi | Editor: Eti Wahyuni
TRIBUN MEDAN/Alija Magribi
MAKAM DIBONGKAR - Makam pria yang dikubur 24 Maret 2026 di TPU Muslim Nagori Pematang Simalungun tampak dibongkar oleh OTK pada Minggu (3/4/2026). 

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Polsek Gunung Malela akhirnya menemukan sosok pelaku pembongkar kuburan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jalan Mawar Nagori Pamatang Simalungun Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun pada Minggu (3/5/2026) kemarin. Pelaku ternyata merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). 

Kapolsek Gunung Malela, AKP Hengky Siahaan menyampaikan bahwa pihaknya menerima informasi dari masyarakat Nagori Pamatang Simalungun yang telah mengamankan seorang laki-laki ODGJ datang kembali ke TPU pada Senin (4/5/2026).

"Yang bersangkutan meresahkan warga karena menggali kuburan Alm Atin di TPU Muslim yang berlokasi di Jalan Mawar (lokasi yang sama dengan galian sebelumnya)," kata Kapolsek. 

Di tangan personel Polsek Gunung Malela, sosok ODGJ yang belum diketahui identitasnya itu diberi makan kemudian dibersihkan dan mendapatkan perawatan oleh pihak kesehatan Poskesdes Pamatang Simalungun. 

Baca juga: Sempat Acungkan Golok, ODGJ Bikin Onar di Konser HUT Kota Siantar ke-155 Tahun Diamankan

Lanjut Hengky, lewat koordinasi dengan Camat Siantar Muhammad Iqbal, ODGJ tersebut kemudian diserahkan ke pihak Dinas Sosial Kabupaten Simalungun untuk dibawa dan diobati di Yayasan Bina Kasih Bersinar Perdagangan. Sebab yang bersangkutan tergolong pada masyarakat dengan kelemahan sosial. 

Sebelumnya, warga yang tinggal di Nagori Pamatang Simalungun, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun digemparkan dengan aksi pembongkaran sebuah makam TPU Muslim pada Minggu (3/4) pagi. Warga sempat menduga, aksi liar ini berkaitan dengan ilmu sesat. 

Menurut penuturan warga sekitar, mereka baru mengetahui kejadian pembongkaran pada pagi hari, di mana sebagian masyarakat mulai berziarah. Kejadian ini makin membingungkan di mana letak TPU muslim sebenarnya berada di tengah permukiman masyarakat dan Kantor Urusan Agama (KUA).

“Tadi paginya geger kami. Kok bisa makam ini dibongkar. Barangkali dia sedang menuntut ilmu hitam ini. Pasti bongkarnya malam-malam saat kondisi sepi,” ujar seorang warga yang kebetulan sedang melihat kuburan keluarga. 

Ada pun makam yang dibongkar adalah liang lahat dari Alm Muhammad Yatim (84 tahun). Jenazah yang bersangkutan dimakamkan pada 24 Maret 2026 lalu.

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved