Makam Dibongkar Diduga untuk Ilmu Hitam, Kapolsek Gunung Malela Imbau Warga Tetap Tenang 

yang dibongkar adalah liang lahat dari Alm Muhammad Yatim (84 tahun). Jenazah yang bersangkutan dimakamkan pada 24 Maret 2026

Tayang:
Penulis: Alija Magribi | Editor: Eti Wahyuni
TRIBUN MEDAN/Alija Magribi
MAKAM DIBONGKAR - Makam pria yang dikubur 24 Maret 2026 di TPU Muslim Nagori Pematang Simalungun tampak dibongkar oleh OTK pada Minggu (3/4/2026). 

TRIBUN-MEDAN.com, RAYA - Warga yang tinggal di Nagori Pamatang Simalungun, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun digemparkan dengan aksi pembongkaran sebuah makam TPU Muslim pada Minggu (3/4/2026) pagi. Warga menduga, aksi liar ini berkaitan dengan ilmu sesat.

Menurut penuturan warga sekitar, mereka baru mengetahui kejadian pembongkaran pada pagi hari, di mana sebagian masyarakat mulai berziarah. Kejadian ini makin membingungkan di mana letak TPU Muslim berada di tengah permukiman masyarakat dan Kantor Urusan Agama (KUA).

“Tadi paginya geger kami. Kok bisa makam ini dibongkar. Barangkali dia sedang menuntut ilmu hitam ini. Pasti bongkarnya malam-malam saat kondisi sepi,” ujar seorang warga yang kebetulan sedang melihat kuburan keluarga.

Ada pun makam yang dibongkar adalah liang lahat dari Alm Muhammad Yatim (84 tahun). Jenazah yang bersangkutan dimakamkan pada 24 Maret 2026 lalu.

“Kemungkinan orang yang membongkar mau mengambil kain kafan yang masih baru untuk keperluan ilmu hitamnya,” sambung seorang ibu yang membawa bunga.

Baca juga: Warga Pamatang Simalungun Geger, Makam Dibongkar OTK Diduga untuk Ilmu Hitam

Saat ini, kondisi makam Alm Muhammad Yatim sudah ditutup kembali seperti semula. Kejadian ini pun telah diketahui pihak Pangulu Nagori (Kepala Desa) serta Polsek Gunung Maligas.

Menaggapi hal ini, Kapolsek Gunung Malela AKP Hengky B Siahaan meminta masyarakat tetap tenang. Ia menyampaikan bahwa pihaknya mendapat laporan dari Pangulu Pamatang Simalungun sekira pukul 10.15 WIB pagi tadi.  Selanjutnya tanpa menunggu, ia pun turun memimpin personelnya meluncur ke lokasi kejadian.

"Begitu menerima informasi dari Pangulu, saya langsung bergerak bersama anggota menuju TPU Muslim Jalan Mawar. Setibanya di lokasi, kami membenarkan adanya jasad yang sudah mulai membusuk tergeletak di luar makam, berjarak sekitar 15 meter dari posisi pemakaman semula," ucapnya.

Saat di TKP, kondisi makam telah digali dan jasad di dalamnya dipindahkan oleh orang yang tidak dikenal.

 “Penemuan mengejutkan ini pertama kali dilaporkan oleh Bambang selaku Penjaga Makam TPU Huta II Nagori Pamatang Simalungun saat menjalankan tugasnya pada pukul 10.15 WIB,” kata Hengky.

Setelah dilakukan koordinasi yang intensif antara pihak kepolisian, keluarga almarhum, Pangulu Pamatang Simalungun Martua Manik, dan tokoh masyarakat setempat, menyatakan dapat menerima kejadian tersebut dengan lapang dada dan telah dimakamkan kembali secara layak sesuai syariat Islam.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Nagori Pamatang Simalungun dan sekitarnya untuk tidak perlu panik. Polsek Gunung Malela telah hadir di lokasi, situasi sudah terkendali, dan kami terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa pelaku yang telah menggali dan memindahkan jasad almarhum," ungkapnya.

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved