Hadir Sambungkan Dusun, Polres Simalungun Bangun Jembatan Merah Putih Presisi di Jorlang Hataran

Kehadiran Kapolres di lokasi pembangunan ini menegaskan bahwa Polri bukan sekadar institusi penegak hukum, melainkan mitra pembangunan

Editor: Muhammad Tazli
IST
Kapolres Simalungun, AKBP Marganda Aritonang, S.H., S.I.K., M.M., pada Rabu, 22 April 2026, pukul 09.00 WIB, turun langsung melakukan pengecekan hasil pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi yang menghubungkan Dusun Hinalang ke Dusun Pagar Batu, Nagori Pagar Pinang, Kecamatan Jorlang Hataran, Kabupaten Simalungun. 

TRIBUN-MEDAN.com, SIMALUNGUN Polres Simalungun, Polda Sumatera Utara, kembali mengukir bukti nyata kehadiran Polri yang melampaui tugas penegakan hukum.

Kapolres Simalungun, AKBP Marganda Aritonang, S.H., S.I.K., M.M., pada Rabu, 22 April 2026, pukul 09.00 WIB, turun langsung melakukan pengecekan hasil pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi yang menghubungkan Dusun Hinalang ke Dusun Pagar Batu, Nagori Pagar Pinang, Kecamatan Jorlang Hataran, Kabupaten Simalungun.

Kehadiran Kapolres di lokasi pembangunan ini menegaskan bahwa Polri bukan sekadar institusi penegak hukum, melainkan mitra pembangunan yang hadir nyata di tengah masyarakat pedesaan.

Saat dikonfirmasi pada Rabu, 22 April 2026, sekitar pukul 18.30 WIB, Kepala Seksi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, menjelaskan bahwa Program Jembatan Merah Putih Presisi merupakan inisiatif strategis Polri dalam mendukung pembangunan nasional yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat desa.

"Program Jembatan Merah Putih Presisi adalah wujud Polri yang berintegritas dan humanis. Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir membangun infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup mereka sehari-hari," ujar AKP Verry Purba dengan penuh kebanggaan.

Kapolres Simalungun, AKBP Marganda Aritonang, didampingi Kapolsek Jorlang Hataran, AKP Suit Purba, S.H., M.H., melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi jembatan yang telah rampung dibangun. Jembatan sepanjang 6 meter dengan lebar 3,5 meter tersebut dikerjakan selama kurang lebih satu bulan secara gotong royong bersama masyarakat setempat, dan kini telah siap digunakan oleh masyarakat umum.

Semangat kebersamaan antara aparat Polri dan warga dalam proses pembangunan menjadi nilai tambah yang mempererat ikatan sosial di tengah masyarakat Nagori Pagar Pinang.

Baca juga: Residivis Otak Begal Sadis di Marelan-Belawan Dilumpuhkan dengan Timah Panas usai Melawan Polisi

AKBP Marganda Aritonang menyampaikan bahwa program ini merupakan tindak lanjut nyata dari arahan Kepala Kepolisian Republik Indonesia dalam mendukung pembangunan infrastruktur pedesaan yang berdampak sosial luas.

"Jembatan ini bukan sekadar struktur beton dan besi. Ini adalah jembatan harapan yang menghubungkan masyarakat Dusun Hinalang dan Dusun Pagar Batu dengan akses yang selama ini mereka impikan. Dengan tersambungnya kedua dusun ini, mobilitas warga, akses pendidikan, layanan kesehatan, dan roda perekonomian desa akan semakin lancar dan terbuka lebar," ungkap AKBP Marganda dengan penuh rasa syukur dan kebanggaan.

Momentum pengecekan jembatan ini pun menjadi ajang ungkapan rasa terima kasih yang tulus dari masyarakat setempat kepada Polres Simalungun.

Gamot Pagar Batu, Ibu Bestina Manurung, bersama perangkat desa Pagar Pinang dan tokoh-tokoh masyarakat Pagar Batu secara langsung menyampaikan apresiasi mendalam atas terwujudnya jembatan yang sudah lama dinantikan tersebut.

"Kami sangat berterima kasih kepada Polres Simalungun dan seluruh masyarakat yang telah bersama-sama membangun jembatan ini. Ini adalah hadiah nyata yang akan kami rasakan manfaatnya setiap hari," ucap Ibu Bestina Manurung mewakili seluruh warga dengan mata berbinar penuh haru.

Kapolsek Jorlang Hataran, AKP Suit Purba, menambahkan bahwa sinergi antara Polri dan masyarakat dalam program ini menjadi model kolaborasi pembangunan yang patut dicontoh. "Ketika Polri dan masyarakat bersatu dalam semangat gotong royong, tidak ada yang tidak bisa diselesaikan. Jembatan ini adalah buktinya," ujarnya penuh semangat.

AKP Verry Purba menutup keterangannya dengan menegaskan bahwa Program Jembatan Merah Putih Presisi adalah perwujudan sinergi Polri dengan masyarakat untuk menghadirkan solusi nyata dalam pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.

"Polres Simalungun akan terus bergerak bersama masyarakat, membangun dari desa, demi Simalungun yang lebih maju, terhubung, dan sejahtera," ungkapnya penuh tekad. (*)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved