PDI Perjuangan Sumut
Rapidin Bantu Pelajar Pagar Lambung Taput yang Ujian Sambil Ngungsi: Kalau Pulang, Jalan Kaki 3 Jam
Ketua DPD PDIP Sumut Drs Rapidin Simbolon MM memastikan kondisi para pelajar pengungsi asal Pagar Lambung
TRIBUN-MEDAN.COM, TAPUT-Setelah menembus jalur terjal menuju Desa Sibalanga Kecamatan Adian Koting Kabupaten Taput, lalu membagikan bantuan bagi para penyintas longsor, Selasa (2/12/2025), Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut, Drs Rapidin Simbolon MM mendapat bisikan pelan dari seorang pria bermarga Tobing.
Di tengah keramaian warga pengungsi, seorang pria bermarga Tobing membisikkan kabar yang membuat Rapidin terhenti ada seorang siswi pengungsi yang dilaporkan muntah darah.
“Pak, ada siswi pengungsi muntah darah di SMA,” ucapnya lirih, nyaris tak terdengar di tengah riuh warga.
Tanpa berunding panjang, Rapidin langsung mengarahkan langkah ke SMA Negeri 1 Adiankoting.
Rombongannya Ketua DPRD Taput Rudy ababan, anggota DPRD Sabungan Parapat dan Jimmy Tambunan, serta pengurus DPC PDIP Taput Tiur Silitonga mengikutinya dari belakang.
Di sepanjang koridor sekolah, bau kapur tulis bercampur dengan aroma mie instan dari dapur darurat.
Di sinilah 80 pelajar dari Desa Pagar Lambung mengungsi. Bangku-bangku mereka disusun seperti barak kecil. Tas, pakaian, dan selimut tergantung di jendela-jendela kelas.
Mereka tetap mengikuti ujian semester, duduk mengerjakan soal sambil menahan rindu pada rumah yang tak bisa mereka datangi.
Jalan ke kampung mereka putus. Pulang berarti tiga jam berjalan kaki menyusuri pinggir sungai dan kontur bukit yang rawan runtuh.
“Kami tidur di sini, Pak. Kalau pulang, bahaya. Jauh kali,” kata seorang pelajar perempuan, matanya sayu tapi tetap berusaha tersenyum.
Setiba di sekolah, Rapidin mencari siswi yang dikabarkan muntah darah. Namun Kepala Sekolah, Soarsak Rajagukguk, menjelaskan bahwa siswi tersebut sudah dibawa orang tuanya ke rumah sakit terdekat.
“Tadi langsung kami bawa, Pak. Dia lemah, mungkin karena terlalu sering makan mi instan,” ujar Soarsak.
Rapidin mengangguk, lalu memuji langkah cepat sang kepala sekolah. Dalam situasi darurat, setiap menit memang terasa genting.
Dari pembicaraan itu, muncul cerita lain. Beberapa pelajar mengalami gangguan lambung karena pola makan yang tak teratur di pengungsian.
Mendengar itu, Rapidin spontan membuka dompet, menyerahkan bantuan pribadi untuk menambah kebutuhan pangan tambahan bagi pelajar yang mengungsi.
Pimpin PDI Perjuangan Sumut
BantuanPengungsian
Rapidin Simbolon Komisi XIII DPR RI
DPR RI
Bencana banjir dan tanah longsor
| Ketua DPD PDI-P Sumut Bersama DPC PDIP Taput Melayat Simpatisan di Siborongborong |
|
|---|
| Temui Akar Rumput PARNA Taput, Ketua PDIP Sumut Serap Keluhan Petani soal Pupuk Mahal dan Langka |
|
|---|
| PDI-P Komisi XIII Dengar Jeritan Petani Garoga, Peladang Khawatir Kelaparan, Gagal Panen 99 Persen |
|
|---|
| Ibu Pelajar yang Akhiri Hidup di Samosir Kenang Anaknya Tiap Hari Pulang Sekolah Jalan Kaki 10 Km |
|
|---|
| Pelajar Bunuh Diri di Samosir, Ketua PDIP Sumut: Pemkab Lalai, Sibuk Mobil Dinas 3,1 M dan Hiburan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Pengungsi-asal-Pagar-Lambung-di-SMA-Negeri-1-Adiankoting-Tapanuli-Utara.jpg)