Rabu, 8 Juli 2026

Anak Bunuh Ibu di Siantar

Kelakuan Br Ambarita Diduga Bunuh Ibunya Tangis Histeris, Dinkes Siantar Telusuri Kejiwaan Pelaku

Kasus pembunuhan ibu kandung oleh anak perempuan yang mengalami gangguan kejiwaan membuat masyarakat sempat kebingungan. 

Tayang:
TRIBUN MEDAN/Alija Magribi
ANAK BUNUH IBU - Br Ambarita (baju merah muda), pelaku pembunuhan ibu kandung di Siantar yang diketahui mengalami gangguan kejiwaan, Rabu (8/7/2026) siang - TRIBUN-MEDAN - ALIJA MAGHRIBI 

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Kelakuan wanita bernama Br Ambarita usai diduga membunuh Ibu kandungnya tampak histeris hingga tatapannya seperti orang linglung.

Br Ambarita ini diketahui berstatus Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Ia menghabisi nyawa Ibu kandungnya sendiri.

Warga menemukan ibunya bernama Rini Sirait telah tergeletak bersimbah darah di lantai rumahnya. Kejadian itu terjadi di Lingkungan II, Kelurahan Tomuan, Kecamatan Siantar Timur, Kota Pematangsiantar, Rabu (8/7/2026).

 

Kasus pembunuhan ibu kandung oleh anak perempuan yang mengalami gangguan kejiwaan membuat masyarakat sempat kebingungan. 
Pasalnya, pelaku ikut memperlihatkan kesedihan dengan tangisan histeris dan tatapan linglung. 
Pelaku sendiri menangis di luar rumah dengan kondisi duduk di teras ditemani keluarga lainnya. 
Dari tangan pelaku beridentitas Br Ambarita ini tampak darah yang mulai mengering usai pembunuhan yang ia lakukan. 

Pelaku yang merupakan anak perempuan korban kemudian berperilaku histeris dengan tangan bersimbah darah kering. 

Pengakuan dari warga sekitar Siregar, bahwa selama ini korban memang tak tinggal bersama ibunya. Baru beberapa tahun terakhir korban yang mengalami ODGJ tersebut tinggal serumah bersama keluarga.

“Jadi umur Oppung itu sekitar kepala pitu lah (70-an tahun). Anaknya yang ODGJ ini kayaknya 40 tahunan ada lah. Anaknya kalau nggak salah dua orang. Seorang lagi laki-laki tapi kerjanya sopir sering keluar kota,” kata Siregar

Sementara pengakuan tetangganya ibu kandung korban Rinim Sirait dibunuh sang putri Boru Ambarita setelah terjadi pertengkaran keluarga pada malam harinya.

Baca juga: Dinas Kesehatan Siantar Dalami Psikologis Anak Perempuan ODGJ yang Diduga Bunuh Ibu Kandungnya

“Jadi tadi setelah ada orang mengantar undangan ke rumah, barulah pas dibuka pintunya ketahuan lah ada ibunya yang sudah berdarah-darah,” kata warga setempat. 

Dinkes Siantar Akan Telusuri Kejiwaan Pelaku

Dinas Kesehatan Kota Pematangsiantar ikut memperhatikan kasus pembunuhan seorang Ibu bernama Rinim Sirait yang dilakukan oleh putrinya Boru Ambarita di kediaman mereka yang berada di Lingkungan II, Kelurahan Tomuan, Kecamatan Siantar Timur, Kota Pematangsiantar pada Rabu (8/7/2026).
Kepala Dinas Kesehatan Urat H Simanjuntak menyampaikan pihaknya akan menelusuri kejiwaan yang bersangkutan apakah nantinya perlu dibawa ke Panti Rehabilitasi Sosial yang bekerjasama dengan Pemko Siantar atau tidak. 
“Informasi awalnya memang dia ini ODGJ. Tapi kita belum bisa pastikan di awal-awal ini, karena ada observasi kan dari RSUD Dr Djasamen Saragih dulu baru diputuskan seperti apa ke depannya,” kata Urat saat dikonfirmasi via telepon. 
Urat menyampaikan Pemko Siantar saat ini juga menanti hasil penyelidikan dari Polres Pematangsiantar yang telah membawa Br Ambarita untuk dilakukan pemeriksaan.
“Intinya kita masih menunggu dulu ya dari polisi,” kata Urat kembali. 

Penjelasan Polisi

Kapolsek Siantar Timur Iptu Edy JJ Manalu membeberkan bahwa pihaknya mendapat informasi pembunuhan tersebut dari masyarakat. 

“Tadi pagi kami terima informasi dari masyarakat tentang adanya temuan mayat seorang perempuan yang ada di wilayah hukum Polsek Siantar Timur. Petugas kemudian melakukan evakuasi terhadap mayat tersebut,”

Iptu Edy pun membenarkan bahwa sang anak perempuan sebagai terduga pelaku diduga sebagai pelaku pembunuhan terhadap ibu kandungnya.

ANAK BUNUH IBU - Br Sirait, Perempuan 70 tahun di Tomuan, Siantar yang tewas di tangan anaknya yang mengalami gangguan jiwa kini gegerkan warga
ANAK BUNUH IBU - Br Sirait, Perempuan 70 tahun di Tomuan, Siantar yang tewas di tangan anaknya yang mengalami gangguan jiwa kini gegerkan warga (TRIBUN MEDAN/ALIJA MAGHRIBI)

Namun dengan status sang anak sebagai ODGJ, polisi belum mendapatkan motif pembunuhan terjadi.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Round of 16 - Babak 16 Besar
Rabu, 8 Juli 2026 | 03:00 WIB
Switzerland
Swiss
0 - 0
Colombia
Kolombia
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved