Berita Viral
Kronologi Awal Wanita Duduk di Rel Ditabrak Kereta Api, Kesaksian Warga Sebelum Lihat Korban Tewas
Terungkap awal mula, peristiwa seorang wanita ditabrak kereta api di perlintasan rel Jalan Boxit
Penulis: Haikal Faried Hermawan | Editor: Salomo Tarigan
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Terungkap awal mula, peristiwa seorang wanita ditabrak kereta api di perlintasan rel Jalan Boxit, Kelurahan Kota Bangun, Kecamatan Medan Deli, Selasa (7/7/2026) pagi.
Korban berinisial DS, berusia 55 tahun meninggal dunia.
Korban mengembuskan napas terakhirnya di lokasi kejadian setelah dihantam kereta api yang tengah melintas dari arah Belawan menuju Kota Medan.
Kesaksian Warga
Kapolsek Medan Labuhan, Kompol D. Raja Putra Napitupulu, menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan dari dua orang saksi mata di lokasi, peristiwa kecelakaan tersebut terjadi sekira pukul 07.00 WIB.
Menurut para saksi, awalnya korban terlihat sedang berjalan kaki di pinggiran jalur kereta api. Namun, sesampainya di lokasi kejadian, korban tiba-tiba memutuskan untuk duduk di atas bantalan rel.
"Tidak lama kemudian datang kereta api dari arah Belawan menuju Medan. Meskipun kereta api hendak melintas, korban tetap berada di atas rel sehingga tertabrak dan terhempas yang mengakibatkan korban meninggal dunia di tempat," jelas Kompol D. Raja Putra Napitupulu saat dikonfirmasi Tribun-Medan.com Selasa (7/7/2026).
Keluarga Ikhlas
Setelah menerima laporan dari masyarakat terkait adanya kecelakaan tersebut, personel Polsek Medan Labuhan bersama Tim Inafis Polres Pelabuhan Belawan langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Petugas kemudian mengevakuasi korban dan melakukan proses identifikasi serta berkoordinasi dengan pihak keluarga DS.
Dari hasil koordinasi tersebut, pihak keluarga menyatakan telah ikhlas menerima kejadian ini sebagai sebuah musibah murni dan secara resmi menolak untuk dilakukan tindakan autopsi terhadap jenazah.
"Keluarga korban telah menerima kejadian ini sebagai musibah yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Selanjutnya jenazah sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman," tambahnya.
Polisi Larang Warga Beraktivitas di Jalur Rel
Menyikapi peristiwa ini, Kapolsek Medan Labuhan menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan.
Ia juga memberikan imbauan tegas kepada seluruh lapisan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas apa pun di sepanjang jalur rel kereta api karena sangat membahayakan keselamatan jiwa.
Masyarakat diminta untuk tidak berjalan, duduk, bermain, maupun menggelar kegiatan di atas atau di sekitar perlintasan rel.
"Jalur kereta api merupakan kawasan berbahaya yang hanya diperuntukkan bagi operasional kereta. Selalu patuhi rambu-rambu dan peringatan di perlintasan kereta api serta utamakan keselamatan," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/TEWAS-DITABRAK-KERETA-Seorang-wanita-meninggal-dunia-di-perli.jpg)