Berita Viral
Diadang Puluhan Orang, BNN Deli Serdang Diserang Saat Gerebek Kafe Remang di Patumbak, 6 Ditangkap
Bahkan viral di media sosial, ketika seorang wanita bersama puluhan pria mengadang mobil yang ditumpangi personel BNN.
TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Diadang puluhan orang, Badan Narkotika Nasional (BNN) Deli Serdang diserang saat gerebek kafe remang di Patumbak.
Sebanyak 6 orang pun ditangkap.
Insiden itu pun viral di media sosial.
Baca juga: Alumni DBL Tampil di Fashion Show Prancis, Buktikan Student Athlete Bersinar di Luar Lapangan
Seorang wanita bersama puluhan pria mengadang mobil yang ditumpangi personel BNN.
BNN menggerebek kafe remang-remang di Cafe Kita, Jalan Patumbak - Talun Kenas, Desa Patumbak I, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang.
Aksi BNN ini diadang kursi kayu.
Baca juga: RS Pirngadi Digeledah, Usut Dugaan Korupsi Dana Layanan Umum Rp 23,8 Milliar
Puluhan orang menutup jalan.
Terlihat seorang pria marah-marah kepada petugas, sembari menanyakan surat tugas razia.
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) wilayah Sumatera Utara, Brigjen Tatar Nugraha mengatakan, setelah diadang dan diserang, mereka melapor ke Polrestabes Medan.
Baca juga: Kejari Medan Geledah RS Pringadi, Usut Dugaan Korupsi Dana Layanan Umum Rp 23,8 Milliar
Kemudian, personel Polrestabes datang menangkap enam orang para terduga pelaku pengerusakan di lokasi.
Namun, dari enam orang yang diamankan hanya empat orang yang ditetapkan sebagai tersangka, dan ditahan.
Brigjen Tatar menyebut, keempatnya ialah MS (19), dan AIS (21), anak pemilik kafe remang-remang, warga Desa Patumbak I, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang.
Baca juga: Geofest 2026, Ada Pelepasan Burung hingga Seminar Internasional
Kemudian, MAS (33), seorang mantan narapidana kasus narkoba, danSM SH (38), warga Desa Marindal 1, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang.
"Tadinya enam orang dibawa ke Polrestabes, karena kita laporkan ke Polrestabes tentang kejadian perusakan. Kemudian kemarin, disampaikan bahwa empat orang ditahan, ya,"kata Kepala BNN Sumut, Brigjen Tatar Nugraha, Rabu (1/7/2026), di Polda Sumut.
Tatar menjelaskan, perlawanan, pengerusakan, dan penyerangan yang mereka alami berawal pada Minggu 28 Juni 2026 kemarin, sekira pukul 1:30 WIB, sampai 14:30 WIB.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Kepala-Badan-Narkotika-Nasional-BNN-wilayah-Sumatera-Utara-Brigjen-Tatar-Nugraha1.jpg)