Berita Viral

PENAMPAKAN WNI Dipaksa Sujud Oleh Tentara Israel, Para Sandera Dibentak-Bentak dan Diancam Ditahan

Sebuah video korban penyekapan tentara Israel viral di media sosial. Para sandera termasuk ada WNI disuruh bersujud. 

Tayang:
TRIBUN MEDAN
WNI DITAHAN ISRAEL - tangkapan layar aktivis sujud (KIRI). Hendro (KANAN). Penampakan 3 Warga Indonesia dalam Video Menteri Israel. 

Asad diduga merupakan sosok yang sujud di samping Hendro.

Lalu Chiki mendapat kiriman dari istri Heru.

"Ini kemungkinan mas Heru kata istrinya. Kita doakan semoha keluarga diberi kekuatan selalu," tulis Chiki.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI merespons terkait beredarnya video Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir yang mengolok-olok aktivis Global Sumud Flotilla (GSF). 

Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Kemlu RI Heni Hamidah mengatakan, pihaknya tengah mendalami keaslian video yang beredar. 

"Kalau terkait video-video itu, kami masih belum memastikan video itu benar atau tidak. Namun demikian, kita akan terus mencari tahu kebenaran dari video-video tersebut," kata Heni.

Hani mengatakan komunikasi langsung dengan para relawan masih terhambat pasca-penangkapan oleh militer Israel. 

Namun berdasarkan kontak terakhir dengan sekretariat kelompok terkait, para WNI dilaporkan dalam kondisi baik. 

"Namun pagi tadi kami masih berjumpa dengan sekretariat dari GPCI kita, dan terakhir mereka berkomunikasi itu di tanggal 19 Mei lalu dan semua masih dalam keadaan baik," ungkapnya. 

Ia menjelaskan sembilan WNI yang tergabung dalam misi kemanusiaan tersebut telah dibawa oleh militer Israel menuju Pelabuhan Ashdod setelah kapal mereka dicegat di perairan internasional. 

"Kemungkinan nanti kalau selesai ini akan dibawa ke detensi imigrasi," ujarnya. 

Kemlu RI menegaskan saat ini pihaknya terus mengerahkan seluruh perwakilan diplomatik di kawasan serta mengupayakan jalur diplomasi melalui pihak ketiga untuk membuka akses komunikasi dengan Israel. 

"Kemlu masih terus melakukan verifikasi mengenai posisi, kondisi, dan akses komunikasi terhadap para WNI. Dan tentunya hingga saat ini, sebagaimana tadi yang disampaikan oleh Bu Jubir, semua kanal komunikasi kita maksimalkan untuk lebih memastikan keberadaan para WNI kita," tegasnya.

(*/tribun-medan.com)

Artikel sudah tayang di tribun-bogor.com

Sumber: Tribunnews
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved