Berita Viral

Kondisi 9 WNI Ditangkap Militer Israel, Pemerintah Bilang Bukan Diculik atau Disandera

Kabar terbaru terkait nasib, aktivis, relawan dan jurnalis asal Indonesia yang ditangkap militer Israel.

Tayang:
Editor: Salomo Tarigan
TRIBUN MEDAN/Kolase Instagram @globalpeaceconvoy
WNI DITANGKAP ISRAEL - Data terbaru jumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang ditangkap oleh militer Israel Mereka tersebar pada lima kapal kemanusiaan berbeda dalam rombongan Global Sumud Flotilla (GSF). 

TRIBUN-MEDAN.com -  Kabar terbaru terkait nasib, aktivis, relawan dan jurnalis asal Indonesia yang ditangkap militer Israel.

Diketahui, sejumlah kapal Global Sumud Flotilla yang sedang menuju Gaza, Senin (18/5/2026) dicegat (mengalami interception) oleh pasukan Israel.

Mereka ditangkap bersama ratusan relawan dan aktivis dari berbagai negara saat berusaha menembus blokade Israel untuk misi kemanusiaan menuju Gaza.

Baca juga: Daftar Nama 9 WN Indonesia Ditangkap Militer Israel Menuju Gaza, Data Terbaru Lebih dari 460 Aktivis

Bagaimana kondisi 9 Warga Negara Indonesia (WNI) yang turut ditahan militer Israel?

 

Pemimpin Redaksi Republika,  Andi Muhyiddin mengungkapkan mereka saat ini dalam kondisi sehat dan baik.

Ada dua jurnalis Republika yang ditangkap, yakni Bambang Noroyono dan Thoudy Badai Rifan Billah.

“Alhamdulilah saya mendapat kabar bahwa 9 WNI yang diculik oleh militer Israel kondisinya sehat, baik-baik saja,” kata Andi, Rabu, (20/5/2026), dikutip dari Kompas TV.

  Kabar kondisi terkini 9 WNI tersebut didapatkan Andi Muhyiddin dari seseorang yang enggan dia sebutkan namanya.

 Namun, orang itu punya akses komunikasi langsung dengan orang-orang di Israel.

Menurut keterangan sumber itu, para WNI yang diculik sudah menjalani tahap pertama pemeriksaan. Mereka dicek apakah memiliki hubungan dengan organisasi kriminal.

“Yang kedua, kemudian lanjut dengan pemeriksaan dokumen, tapi ini tertunda karena saat ini lagi hari keagamaan di Israel, banyak libur gitu,” ujar Andi.

Dia berharap proses deportasi terhadap kesembilan WNI itu bisa lancar sehingga mereka segera bebas.

Andi mengatakan informasi terakhir menyebutkan mereka berada di Kota Ashdod, salah satu kota pelabuhan terbesar di Israel.

Letaknya sekitar 40 km dari Kota Gaza.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved