Berita Viral
MAHASISWI Dianiaya Mantan Pacar Gegara Tolak Ajakan Balikan, Pelaku Sempat Ungkit Masalah Uang
Mahasiswi BP (19) menjadi korban penganiayaan dari mantan pacar, AP (21). BP mengaku mendapatkan penganiayaan dari AP.
TRIBUN-MEDAN.com - Mahasiswi BP (19) menjadi korban penganiayaan dari mantan pacar, AP (21). BP mengaku mendapatkan penganiayaan dari AP.
BP menjelaskan bahwa mendapatkan penganiayaan dari AP karena menolak ajakan balikan.
Dia dicekik dan dipukul. BP pun akhirnya membuat laporan ke Polisi.
BP menjelaskan peristiwa ini terjadi di kawasan Sukabangun, Kecamatan Sukarami, Palembang, Minggu (17/5/2026) sekitar pukul 21.00 WIB, tindak kekerasan itu berawal saat korban mendatangi rumah mantan pacarnya tersebut dengan tujuan mengambil barang-barang yang pernah diberikannya selama menjalin asmara.
"Awalnya saya datang mau mengambil barang-barang saya. Tapi dia malah meminta maaf dan mengajak balikan lagi," katanya.
Namun, korban dengan tegas menolak ajakan tersebut.
Penolakan itu diduga memicu emosi terlapor hingga terjadi cekcok antara keduanya.
"Dia marah-marah dan mengungkit semua uang yang pernah diberikan selama kami pacaran," ucapnya.
Baca juga: HATI-HATI Beli Barang di Medsos, IRT di Sumsel Ditakuti Komplotan Kedok Bea Cukai, Rp 7,9 Juta Raib
Baca juga: Kesaksian Putri Ahmad Bahar Dibawa ke Markas GRIB, Diintimidasi Pakai Pistol yang 2 Kali Ditembakkan
Suasana pun memanas.
Korban mengaku sempat ditarik keluar rumah oleh terlapor.
Karena bertahan dan tidak mau keluar, korban mengaku mengalami tindakan kekerasan.
"Dia menarik tangan saya, lalu mencekik, mendorong, dan memukul kepala saya," katanya.
Tak hanya itu, korban juga mengaku sempat dibekap agar tidak berteriak meminta pertolongan.
Warga sekitar yang mengetahui keributan tersebut kemudian berdatangan hingga akhirnya korban dilepaskan.
Akibat kejadian itu, korban mengalami memar di bagian kepala sebelah kiri serta luka memar di pergelangan tangan kiri.
Korban kemudian menjalani pengobatan di RS Bhayangkara Palembang.
Sementara, Ka SPKT Polrestabes Palembang Iptu Sugriwa melalui Pamapta Ipda Adityan Ammar Syahputra membenarkan adanya laporan korban terkait penganiayaan dan telah diterima.
"Laporan akan segera kami serahkan ke Satreskrim Polrestabes Palembang untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut," tutupnya.
Baca juga: PILU Ibu Bunuh Anaknya, Ditemukan Warga Pelaku Sedang Duduki Tubuh Putrinya, Tangan Korban Dipegangi
Baca juga: Zakat Pegawai Bank Sumut Biayai Pendidikan Pelajar, UPZ Diakui Terunggul di Sumut
(*/tribun-medan.com)
Artikel sudah tayang di tribun-sumsel.com
| DUA Hari Hellyana Divonis Penjara, Sang Suami Meninggal Dunia, Diizinkan Hadiri Pemakaman di Jakarta |
|
|---|
| IDRUS Marham Senggol Anies Baswedan yang Sebut Indonesia Sedang Tak Baik-Baik Saja: Harus Optimis |
|
|---|
| PENGAKUAN Yudi Surya Pratama Jual Bayi Kandungnya Rp 25 Juta, Datang dari Semarang Sampai Palembang |
|
|---|
| PILU Ibu Bunuh Anaknya, Ditemukan Warga Pelaku Sedang Duduki Tubuh Putrinya, Tangan Korban Dipegangi |
|
|---|
| Sosok Luke Thomas, Warga Australia Ditunjuk jadi Bos BUMN Baru Danantara Sumberdaya Indonesia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Penganiyaanasdfgg.jpg)